Veda Ega Pratama Tampil Memukau di Jerez

Olahraga10 Views

Bintang muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali memamerkan tajinya di Kejuaraan Dunia Moto3 2026. Tampil di Sirkuit Jerez, Spanyol, Minggu (26/4/2026) sore WIB, pebalap berusia 17 tahun itu finis di posisi keenam—sekaligus mengukuhkan diri sebagai pendulang poin terbanyak Honda Team Asia musim ini.

Capaian Veda di Jerez tergolong fantastis. Pasalnya, pebalap kelahiran Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu memulai balapan dari posisi ke-17 imbas insiden di sesi kualifikasi.

Naik 11 Tingkat, Nyaris Curi Posisi Kelima

Sejak lampu start padam, Veda langsung tancap gas. Ia merangsek tiga tempat ke urutan ke-14 di lap pembuka, lalu konsisten memperbaiki posisi hingga menembus 10 besar. Setelah 19 lap penuh ketegangan, Veda berhasil melibas total 11 pebalap di depannya.

Drama pun nyaris berpihak pada Indonesia. Veda bahkan sempat menempati posisi kelima dan terlibat duel sengit dengan Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo). Sayangnya, manuver tajam Carpe pada lap terakhir memaksa Veda harus puas finis di urutan keenam.

Balapan Moto3 Spanyol 2026 sendiri menjadi milik Maximo Quiles (CFMoto Aspar Team), diikuti Adrian Fernandez (Leopard Racing) dan David Munoz (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) di posisi kedua dan ketiga.

37 Poin, Veda Naik ke Peringkat Enam Klasemen

Tambahan 10 poin dari Jerez membawa Veda mengoleksi total 37 poin dari empat seri. Ia naik satu setrip ke peringkat keenam klasemen sementara Moto3 2026, di bawah Maximo Quiles (90), Alvaro Carpe (53), Adrian Fernandez (49), Valentine Perrone (47), dan Marco Morelli (45).

Konsistensi Veda layak diapresiasi. Dalam debutnya di Moto3 Thailand, ia langsung finis kelima. Berlanjut di Brasil, Veda mencicipi podium pertamanya dengan finis ketiga. Hanya di Amerika Serikat ia gagal meraih poin akibat crash di tengah balapan—sebelum bangkit gemilang di Jerez.

Honda Team Asia Bergantung Penuh pada Veda

Sayangnya, beban Honda Team Asia masih bertumpu di pundak Veda seorang. Rekan satu timnya, Zen Mitani, hingga seri keempat belum sekalipun menembus 15 besar sebagai batas perolehan poin.

Pebalap asal Jepang itu finis ke-22 di Moto3 Thailand, naik tipis ke peringkat 16 di Argentina, gagal finis di Brasil, dan kembali tercecer di urutan ke-21 di Spanyol.

Berkat torehan tunggal Veda, Honda Team Asia kini bertengger di peringkat keenam klasemen tim Moto3 2026 dengan 37 poin. Posisi ini terbilang strategis—meski masih jauh dari pemuncak klasemen CFMoto Aspar (135 poin), Leopard Racing (85), dan Red Bull KTM (81).

Bila Veda mampu mempertahankan konsistensi dan Mitani mulai menyumbang angka, Honda Team Asia berpeluang mengukir hasil terbaik dalam tujuh tahun terakhir. Catatan terbaik tim ini adalah peringkat keenam pada Moto3 2020 dengan 170 poin, kala diperkuat Ai Ogura dan Yuki Kunii. (Natalia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *