Polda NTT Gelar Pelatihan Intelijen Internasional untuk Tingkatkan Penanganan Human Trafficking

Polri10 Views

Nusa Tenggara Timur – Polda Nusa Tenggara Timur menggelar kegiatan Intelligence Training Program selama lima hari yang berlangsung sejak Senin, (13/4/26) hingga Jumat, (17/4/26) di Aula Hotel Sotis Kupang. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas aparat penegak hukum serta mitra lintas negara dalam menangani kejahatan penyelundupan manusia di wilayah perbatasan.

Pada pelaksanaan pelatihan, peserta menerima berbagai materi penting mulai dari human trafficking, kondisi kawasan regional, dasar-dasar intelijen, hingga perencanaan operasional. Selain pembelajaran teori, peserta juga mengikuti diskusi serta simulasi kasus yang menggambarkan situasi nyata di lapangan guna memperkuat kemampuan analisis dan respons cepat.

Memasuki hari berikutnya, materi pelatihan semakin mendalam dengan pembahasan teknik investigasi, pengumpulan data intelijen, pengolahan informasi, penyusunan laporan, hingga pemetaan jaringan kejahatan. Kegiatan ini turut melibatkan unsur Imigrasi Kupang, Imigrasi Belu, serta perwakilan DSIP Timor Leste sebagai bentuk penguatan kerja sama regional.

Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H. menegaskan pentingnya kesiapsiagaan personel menghadapi kejahatan lintas negara. “Melalui Intelligence Training Program ini, kami ingin memastikan setiap personel memiliki kemampuan analisis yang kuat, mampu membaca situasi secara komprehensif, serta cepat mengambil langkah strategis,” tegas Kombes Pol Henry.

Kegiatan resmi ditutup pada Jumat, (17/4/26), disertai sambutan Direktur PPA PPO Polda NTT Kombes Pol Dr. Nova Irone Surentu, S.H., M.H. dan AFP Trainer Ms. Sarah Marson. “Pelatihan ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk pola pikir analitis dan responsif bagi peserta,” ujarnya. Diharapkan seluruh peserta mampu menjadi garda terdepan dalam mencegah penyelundupan manusia serta memperkuat keamanan kawasan. (Risky)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *