Buntut 35 Personel Meninggal Akibat Kelelahan, Wagub Rano Dorong Penambahan Anggota Satpol PP DKI

Berita30 Views

Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyetujui usulan penambahan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI yang saat ini masih kurang ideal.

“Bayangkan, pemadam kebakaran saja butuh 11.000 personel. Kalau Satpol PP minta 5.000, mungkin saja, tapi akan bertahap,” kata Rano di Jakarta, Sabtu (25/4/2026).

Menanggapi adanya 35 orang anggota Satpol PP meninggal dalam setahun, Rano mengatakan hal ini juga perlu menjadi perhatian.

Untuk itu ia menilai, penambahan personel Satpol PP perlu dilakukan karena jumlahnya saat ini masih kurang ideal, sehingga beban kerjanya menjadi cukup berat dan berdampak pada kondisi kesehatan.

Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta mengusulkan penambahan jumlah personel dengan usia yang lebih muda untuk mengurangi beban kerja anggota di lapangan.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan, di Jakarta, Sabtu, mengatakan, seharusnya satu kelurahan membutuhkan 18 hingga 20 personel agar pembagian kerja dapat berjalan lebih optimal.

“Namun, kondisi saat ini masih jauh dari standar ideal tersebut,” ujarnya.

Keterbatasan jumlah personel merupakan tantangan yang dialami Satpol PP DKI Jakarta. Ia merinci, saat ini dalam satu kelurahan hanya terdapat tujuh hingga 10 personel. Padahal, pengamanan dan penegakan ketertiban berlangsung selama 24 jam.

“Dengan sistem pembagian tiga sif, jumlah personel di tiap sif menjadi sangat terbatas sehingga berdampak pada tingginya beban kerja yang harus ditanggung masing-masing anggota,” jelas Satriadi.

Hingga saat ini, kata dia, Satpol PP memiliki sebanyak 5.000 anggota, namun jumlah personel yang ideal adalah sebanyak 10.000 anggota.

Oleh karena itu, dia telah mengajukan permohonan agar jumlah Satpol PP di ibu kota dapat ditambah. (Lucas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *