Jumlah Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 1.430 Orang

Berita21 Views

Caracas – Ketua Majelis Nasional Venezuela Jorge Rodriguez mengungkapkan, jumlah korban tewas akibat gempa kembar dahsyat di Venezuela telah meningkat menjadi 1.430 orang, dengan 3.238 orang lainnya terluka.

“Saat ini, kami telah mendata yakni ada 1.430 saudara, saudari kami yang, sayangnya, telah meninggal dunia. Kami menyampaikan duka cita kepada keluarga dan kerabat terkasih mereka,” kata Rodriguez dalam pidatonya yang disiarkan VTV, Sabtu (27/6/2026).

Bantuan medis pun telah didistribusikan kepada 3.238 orang mengalami luka-luka akibat gempa , kata Rodriguez.

Pemerintah Venezuela, sambung Rodriguez, telah mencatat 3.142 keluarga yang kehilangan tempat tinggal, seraya menambahkan bahwa mereka akan diberikan bantuan yang diperlukan dan ditampung di tempat penampungan.

Selain itu, tim medis juga telah memberikan 12.000 konsultasi kesehatan di daerah-daerah terdampak gempa, sementara lebih dari 5.000 orang telah menerima bantuan di berbagi pos pemeriksaan medis utama.

Indonesia Sampaikan Duka Cita

Pemerintah Indonesia menyampaikan duka cita yang mendalam kepada pemerintah dan rakyat Venezuela atas gempa bumi yang melanda negara itu pada 24 Juni 2026.

“Kami juga menyampaikan duka cita kepada keluarga para korban dan seluruh masyarakat yang terdampak oleh tragedi ini,” kata Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui unggahan di X, Sabtu (27/6/2026).

Pemerintah Indonesia juga menyatakan solidaritas kepada Venezuela yang tengah menghadapi bencana tersebut.

“Kami yakin masyarakat Venezuela memiliki kekuatan dan ketangguhan untuk bangkit dan pulih kembali,” tulis Kemlu RI.

Gempa kembar bermagnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang wilayah pesisir utara Venezuela pada Rabu malam dan tercatat sebagai gempa terkuat di negara itu dalam lebih dari 125 tahun terakhir.

Hingga Jumat, jumlah korban tewas akibat gempa tersebut bertambah menjadi 920 orang, sementara 3.630 lainnya mengalami luka-luka, menurut Ketua Majelis Nasional Venezuela Jorge Rodríguez, seperti dikutip Anadolu.

Wilayah La Guaira dan Caracas menjadi daerah dengan kerusakan infrastruktur paling parah.

Penjabat Presiden Venezuela Delcy Rodríguez telah menetapkan status darurat nasional. Pada Jumat sore, gempa susulan bermagnitudo 4,9 kembali mengguncang Caracas dan Maracay di tengah proses evakuasi korban.

Sementara itu, bantuan internasional mulai berdatangan, termasuk respons cepat dari Amerika Serikat dan tawaran bantuan kemanusiaan dari berbagai negara mitra. (Lucas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *