Kim Jong Un Tinjau Peluncuran Rudal dari Kapal Perusak Baru Kang Kon

Berita28 Dilihat

Pyongyang – Korea Utara mempercepat penguatan armada lautnya. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un meninjau peluncuran rudal jelajah dari kapal perusak baru Kang Kon dan memerintahkan kapal itu siap dioperasikan dalam dua bulan.

Media pemerintah Korea Utara melaporkan uji coba itu pada Minggu (5/7/2026). Selain rudal jelajah, pengujian juga mencakup artileri laut, senapan mesin otomatis, dan sistem perang elektronik.

Uji coba sistem tempur kapal perusak Kang Kon digelar pada Jumat. Kapal perang berbobot 5.000 ton itu menjadi bagian dari upaya Pyongyang memperkuat kemampuan tempur angkatan lautnya.

Langkah ini dilakukan tak lama setelah Korea Utara mengoperasikan kapal perang lain, Choe Hyon, pada akhir Juni. Dua kapal itu masuk dalam dorongan Kim untuk membangun armada laut yang lebih besar.

Kim memeriksa kemampuan Kang Kon dalam mendeteksi sasaran, mengolah informasi, dan menggabungkan daya tembak. Menurut Kantor Berita Pusat Korea atau KCNA, Kim memastikan sistem senjata kapal itu andal untuk menghadapi kapal perang, kapal selam, dan pesawat.

Rudal jelajah adalah rudal yang dapat diarahkan menuju sasaran tertentu dan umumnya terbang rendah. Dalam operasi laut, senjata ini bisa dipakai untuk menyerang target di laut atau darat dari jarak jauh.

Sistem perang elektronik digunakan untuk mengganggu, menipu, atau melindungi perangkat komunikasi dan radar lawan. Dalam perang modern, kemampuan mengacaukan radar dan komunikasi lawan menjadi bagian penting dari operasi militer.

Kim juga mendorong pembangunan dua kapal perang besar setiap tahun dalam rencana pengembangan pertahanan nasional lima tahun hingga 2030. Rencana itu mencakup kapal penjelajah berbobot 10.000 ton.

Ia juga menyerukan pembangunan pangkalan angkatan laut besar dan multifungsi. Pangkalan itu ditujukan untuk menampung kapal-kapal perang berukuran besar yang sedang dikembangkan Pyongyang.

Kang Kon dibangun di Chongjin, kota di timur laut Korea Utara. Kapal itu diluncurkan kembali pada 2025 setelah sebelumnya sempat terguling sebagian.

Kang Kon menjadi bagian dari upaya Pyongyang memperkuat kemampuan tempur angkatan lautnya hingga akhir dekade ini. (Risky)

Komentar