Anutin Usulkan Kerja Sama Intelijen untuk Bongkar Online Scam

Nasional, Politik29 Dilihat

Jakarta – Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul mengusulkan kerja sama intelijen, penegakan hukum, dan peningkatan kapasitas dengan Indonesia untuk membongkar jaringan online scam lintas negara.

Hal itu disampaikan Anutin dalam joint press statement bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026).

Anutin mengatakan Indonesia dan Thailand perlu meningkatkan kerja sama dalam memerangi kejahatan lintas negara. Fokusnya mencakup online scam, perdagangan orang, dan perdagangan narkotika.

Online scam adalah penipuan daring yang memakai internet, aplikasi pesan, media sosial, atau platform digital untuk menjerat korban.

“Saya mengusulkan agar kita memperdalam kerja sama dalam penegakan hukum, intelijen, serta peningkatan kapasitas untuk menangani persoalan tersebut,” kata Anutin.

Menurut Anutin, sejak tahun lalu Thailand telah membantu pemulangan lebih dari 1.000 warga negara Indonesia dari pusat-pusat online scam di wilayah perbatasan Thailand.

“Sejak tahun lalu, Thailand telah memfasilitasi pemulangan dengan selamat lebih dari 1.000 warga negara Indonesia dari pusat-pusat penipuan daring yang berada di wilayah perbatasan Thailand ke tanah air mereka,” ujarnya.

Kejahatan lintas negara berarti kejahatan yang melibatkan lebih dari satu negara, baik dari sisi pelaku, korban, jaringan, maupun aliran uang.

Anutin mengatakan Indonesia dan Thailand juga perlu mendorong kerja sama regional ASEAN yang lebih kuat untuk memerangi penipuan daring.

Selain online scam, Thailand siap meningkatkan kerja sama dalam pemberantasan perdagangan satwa liar lintas negara.

Di bidang keamanan, Anutin menyambut partisipasi Dewan Keamanan Nasional Thailand dalam Dialog Keamanan Ketiga yang akan diselenggarakan Indonesia bulan depan.

Anutin juga mengusulkan agar Indonesia menjadi tuan rumah Pertemuan Komisi Bersama atau Joint Commission Meeting berikutnya pada tingkat Menteri Luar Negeri dalam waktu dekat.

Menurut Anutin, forum tersebut penting untuk memastikan ada tindak lanjut konkret dari hasil pertemuan Indonesia dan Thailand di Jakarta. (Risky)

Komentar