Conor Benn percaya diri akan menghentikan Ryan Garcia ketika mereka berdua bertemu pada pertengahan bulan depan di Amerika Serikat untuk memperebutkan gelar juara dunia kelas welter dari World Boxing Council (WBC).
Petarung asal Inggris tersebut dijadwalkan untuk naik ring menghadapi Garcia di Las Vegas pada 12 September 2026. Benn akan berusaha membidik sabuk juara dunia yang pernah dimiliki ayahnya, Nigel Benn, meski ia naik ring di kandang lawan.
Benn mengatakan bahwa permainan psikologis dengan perang-perang kata-kata yang dilakukan oleh Garcia sama sekali tidak mengusik ambisinya untuk menjadi juara dunia.
“Semua itu hanya omong kosong. Itu sebenarnya tidak membuat saya khawatir dan tidak mengganggu saya. Saya datang hanya untuk merebut gelarnya,” kata Benn, seperti dilansir dari Sky Sports.
Ini pertama kali Benn menjalani pertarungan perebutan gelar juara dunia dalam kariernya. Ia memasuki pertarungan tersebut setelah mengalahkan Regis Prograis dalam partai tambahan di laga comeback Tyson Fury melawan Arslanbek Makhmudov pada April 2026.
Pertarungan itu berlangsung di Tottenham Hotspur Stadium, tempat yang sebelumnya menjadi lokasi rivalitas Benn dengan Chris Eubank Jr. dalam dua pertarungan yang epik.
Setelah membalas kekalahan profesional pertamanya menghadapi Eubank Jr. melalui duel ulang pada November 2025, Benn kini membidik pencapaian seperti ayahnya, yang merebut sabuk WBC yang pernah dimiliki dan mempertahankannya dalam 11 pertarungan sepanjang 1992 hingga 1995.
“Saya mempersiapkan diri dengan sangat keras dan selalu bekerja maksimal. Saya sudah menerima kesempatan ini dengan kedua tangan dan saya datang ke sana untuk membuat kekacauan,” ujar Benn.
Garcia menjadi lawan dengan kualitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan para petinju yang pernah dihadapi Benn sebelumnya. Di atas kertas, petarung 28 tahun itu memang sudah kalah dua kali, tetapi ia dikenal sebagai salah satu petinju yang sangat berbahaya.
Benn mengatakan bahwa ia sangat senang tampil dengan status sebagai petarung yang tidak diunggulkan. Ia menegaskan dirinya justru bisa tampil lebih maksimal dalam situasi seperti itu.
“Saya rasa setiap pertarungan yang saya jalani telah membawa saya ke momen ini. Semua tekanan yang saya hadapi di awal karier telah mempersiapkan saya untuk malam-malam seperti ketika bertarung di Tottenham Hotspur Stadium,” katanya.
Garcia berhasil memegang sabuk juara dunia kelas welter WBC setelah menang angka atas Mario Barrios di Las Vegas pada Februari 2026. Ini merupakan sabuk juara dunia pertama yang pernah diraih Garcia di sepanjang kariernya. (Natalia)














Komentar