Vibrasi Voice Inside Bars: Unjuk Musik dan Kreativitas Warga Binaan UPT Kanwil Ditjenpas DK Jakarta di Rutan Kelas I Jakarta Pusat

Berita12 Dilihat

Jakarta – Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Jakarta Pusat menyelenggarakan festival musik bertajuk “Vibrasi Voice Inside Bars Indonesia Prison Band Festival”. Acara ini digagas untuk meningkatkan kreativitas, memperkuat citra positif pemasyarakatan, serta mendorong partisipasi aktif dari seluruh jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kanwil Ditjenpas DK Jakarta.

Kegiatan istimewa ini dibuka secara resmi oleh Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Bapak Sumaryo. Melalui pembukaan tersebut, kegiatan ini diharapkan tidak sekadar menjadi ajang perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan yang efektif bagi para warga binaan untuk terus berkarya secara positif. “Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan yang efektif bagi para warga binaan untuk terus berkarya secara positif,” tegas Karutan.

Kemeriahan acara langsung terasa ketika sederet musisi kenamaan Tanah Air hadir untuk menghibur para penonton. Panggung festival diisi oleh penampilan spesial dari Deddy Dhukun, Egon, grup rap Neo, Iwa K, hingga musisi reggae Dhyo Haw, yang sukses membakar semangat para peserta lomba sebelum mereka mulai berkompetisi. Ajang festival band ini diikuti oleh warga binaan berbakat dari berbagai UPT, yakni Lapas Kelas I Cipinang, Lapas Kelas IIA Salemba, Lapas Narkotika Jakarta, Rutan Cipinang, serta Rutan Kelas I Jakarta Pusat.

Performa dan musikalitas mereka dinilai langsung secara objektifoleh dewan juri kompeten yang terdiri dari Deddy Dhukun, Egon, dan perwakilan dari grup Neo. Setelah persaingan musikal yang ketat dan memukau, dewan juri akhirnya menentukan parapemenang. Grup band dari Rutan Cipinang berhasil tampil maksimal dan keluar sebagai Juara 1. Posisi Juara 2 diraih oleh sang tuan rumah, Rutan Kelas I Jakarta Pusat, sementara Juara 3 suksesdibawa pulang oleh perwakilan dari Lapas Kelas IIA Salemba.

Performa dan musikalitas mereka dinilai langsung secara objektif oleh dewan juri kompeten yang terdiri dari Deddy Dhukun, Egon, dan perwakilan dari grup Neo. Setelah persaingan musikal yang ketat dan memukau, dewan juri akhirnya menentukan para pemenang. Grup band dari Rutan Cipinang berhasil tampil maksimal dan keluar sebagai Juara 1. Posisi Juara 2 diraih oleh sang tuan rumah, Rutan Kelas I Jakarta Pusat, sementara Juara 3 sukses dibawa pulang oleh perwakilan dari Lapas Kelas IIA Salemba.

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi langsung dari Kepala Kanwil Ditjenpas DKI Jakarta, Wachid Wibowo. Menurutnya, VIBRASI 2026 tidak hanya sekadar kompetisi musik, tetapi juga menjadi media pembinaan dan ekspresi positif Warga Binaan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa Warga Binaan memiliki talenta, kreativitas, disiplin, dan potensi untuk berkembang.

Sebagai puncak sekaligus penutup rangkaian festival, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas DKI Jakarta, Wachid Wibowo menyerahkan piala kepada para juara. Momen penyerahan penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa kreativitas dan semangat kemerdekaan para warga binaan akan terus menggema, meski dari balik jeruji besi. (Herry)

Komentar