Setelah Swasembada Pangan, Pemerintah Bidik Swasembada Energi dan Tekan Impor BBM

Nasional13 Dilihat

Jombang – Pemerintah membidik swasembada energi setelah Presiden Prabowo Subianto mengklaim Indonesia telah mencapai swasembada pangan. Target berikutnya adalah mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak atau BBM.

“Kita sudah swasembada pangan. Dan sebentar lagi kita akan swasembada energi,” kata Prabowo dalam Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026).

Menurut Prabowo, jika target itu tercapai, Indonesia tidak lagi perlu mengimpor BBM dalam jumlah besar.

“Insyaallah dalam waktu yang tidak lama kita tidak perlu impor terlalu banyak BBM dari mana pun,” ujarnya.

Prabowo mengatakan pemerintah melihat potensi energi dalam negeri semakin besar. Ia menyebut adanya temuan ladang gas dan sumber daya emas.

“Saya telah lihat hasil-hasil kita sekarang. Kita temukan ladang-ladang gas, ladang-ladang emas yang luar biasa kekayaan kita,” katanya.

Dalam pidato yang sama, Prabowo juga menyinggung program Makan Bergizi Gratis atau MBG yang disebut telah dinikmati lebih dari 62 juta penerima manfaat.

Ia mengakui program tersebut masih menghadapi banyak persoalan.

“MBG adalah program yang besar. Tantangannya banyak. Kekurangannya masih banyak,” katanya.

Menurut Prabowo, pemerintah akan memperbaiki kekurangan tersebut agar manfaat program bisa diterima anak-anak, ibu hamil, serta masyarakat lanjut usia.

Ia juga mengatakan puluhan ribu Koperasi Merah Putih segera beroperasi untuk memastikan barang bersubsidi sampai kepada masyarakat dengan harga subsidi.

“Barang subsidi tidak boleh diperdagangkan dan tidak akan diperdagangkan,” ujarnya. (Natalia)

Komentar