Niu FQiX 300 Tawarkan Sejumlah Teknologi

Otomatif6 Dilihat

Niu FQiX 300 hadir sebagai skuter listrik perkotaan dengan harga relatif terjangkau, tetapi menawarkan teknologi yang biasanya ditemukan pada sepeda motor dengan harga jauh lebih mahal.

Skuter listrik ini dibekali sistem pengereman ABS, kontrol traksi, pemantauan titik buta berbasis radar, pelacak GPS, serta sistem antimaling terintegrasi. Niu juga menyematkan layar TFT berwarna berukuran 5 inci dan konektivitas telepon pintar.

FQiX 300 turut memiliki sistem navigasi, Bluetooth, pembukaan kunci menggunakan NFC, pembaruan perangkat lunak melalui jaringan, serta port USB-A dan USB-C. Skuter ini bahkan dilengkapi fitur bantuan mundur.

Di Prancis, Niu menetapkan harga FQiX 300 mulai 2.999 euro atau sekitar kisaran 3.000 dolar AS (Rp53 juta) sebelum pajak dan penyesuaian harga di pasar masing-masing. Belum ada kepastian apakah model tersebut akan dipasarkan di Amerika Serikat.

Niu menempatkan FQiX 300 sebagai kendaraan kelas A1 di Eropa. Secara regulasi, posisinya lebih dekat dengan skuter 125 cc, sehingga angka 300 pada namanya bukan menunjukkan kapasitas mesin yang setara dengan motor 300 cc.

Dari sisi performa, Niu FQiX 300 menghasilkan tenaga puncak 4.100 watt atau sekitar 5,5 tenaga kuda. Kecepatan maksimumnya sekitar 80 km per jam, sehingga skuter ini lebih ditujukan untuk penggunaan perkotaan dan perjalanan suburban jarak pendek.

Niu mengklaim FQiX 300 mampu menempuh jarak sekitar 100 hingga 109 kilometer menggunakan dua baterai yang dapat dilepas. Masing-masing baterai memiliki spesifikasi 72 volt dan 28 Ah.

Dengan kedua baterai terpasang, bobot skuter mencapai sekitar 126 kilogram. Sementara bobot kendaraan tanpa baterai berada di kisaran 95 kilogram.

FQiX 300 menggunakan roda berdiameter 14 inci dan menyediakan ruang penyimpanan di bawah jok berkapasitas 31 liter. Ruang tersebut disebut cukup untuk menampung satu helm penuh.Ketinggian jok mencapai 785 milimeter. Pengendara juga dapat memilih lima mode berkendara sesuai kebutuhan penggunaan.

Untuk mengisi kedua baterai, Niu mengklaim waktu yang dibutuhkan sekitar enam jam.

Niu juga mencantumkan angka torsi sebesar 180 Nm. Namun, angka tersebut kemungkinan diukur setelah proses reduksi tenaga melalui sistem penggerak atau pada roda, sehingga tidak dapat dibandingkan secara langsung dengan angka torsi pada poros mesin sepeda motor konvensional.

Terlepas dari angka torsi tersebut, FQiX 300 menawarkan kombinasi yang menarik antara harga dan teknologi. Skuter ini memang tidak dirancang sebagai kendaraan berperforma tinggi, tetapi menawarkan ABS, kontrol traksi, pemantauan titik buta berbasis radar, GPS, navigasi, serta berbagai fitur konektivitas.

Kelengkapan tersebut membuat Niu FQiX 300 memiliki teknologi yang cukup lengkap untuk sebuah skuter yang ditujukan terutama bagi penggunaan perkotaan. (Natalia)

Komentar