Rutan Salemba Buka Layanan Kunjungan Khusus Anak di Akhir Pekan, Isak Tangis Bahagia pun Pecah

Berita13 Dilihat

Jakarta – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Jakarta Pusat atau Rutan Salemba membuka layanan kunjungan bagi masyarakat yang hendak menemui keluarganya yang berstatus sebagai warga binaan pemasyarakatan (WBP) pada akhir pekan.

Kegiatan ini diinisiasi oleh pihak Kanwil Ditjenpas DK Jakarta beserta Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Kanwil Ditjenpas DK Jakarta guna memfasilitasi para WBP agar dapat berinteraksi langsung dengan buah hati mereka dalam suasana yang lebih hangat dan kekeluargaan.

Pada kunjungan akhir pekan sejak Sabtu (5/9/2026), area ruang tunggu nampak dipenuhi oleh anak-anak usia sekolah yang datang bersama keluarganya.

Layanan kunjungan akhir pekan ini dikhususkan untuk anak karena libur sekolah. Isak tangis haru dan gembira pun pecah saat pihak keluarga menemui para WBP.

“Kami sangat menyadari bahwa hak anak untuk tetap dekat dengan orang tuanya itu penting. Oleh karena itu, kami pilih hari Sabtu agar jadwal kunjungan ini sama sekali tidak mengganggu waktu sekolah mereka,” ujar Kepala Rutan (Karutan) Kelas I Jakarta Pusat, Sumaryo saat dikonfirmasi, Minggu (6/9/2026).

Guna menunjang kelancaran kegiatan, pihak Rutan Kelas I Jakarta Pusat juga telah melakukan sejumlah penyesuaian fasilitas di area ruang kunjungan.

Ruangan ditata sedemikian rupa agar suasananya lebih ramah anak, dan memastikan kawasan tersebut steril dari asap rokok.

Langkah ini diambil agar anak-anak yang datang berkunjung merasa nyaman secara psikologis dan tidak merasa takut saat berada di dalam lingkungan Rutan Kelas I Jakarta Pusat.

Selain penyesuaian fasilitas, prosedur pendaftaran untuk kunjungan khusus ini juga dibuat lebih praktis dan cepat, tentunya tanpa mengabaikan standar keamanan rutan.

Sumaryo mengatakan, pihak keluarga yang ingin memanfaatkan layanan ini tidak perlu melewati birokrasi yang berbelit-belit.

“Persyaratannya sangat sederhana, keluarga atau wali pendamping cukup menunjukkan Kartu Keluarga (KK) dan kartu pelajar dari anak yang ikut berkunjung kepada petugas di loket pendaftaran,” katanya.

Peningkatan layanan tersebut mendapat dukungan positif dari para pengunjung dan warga binaan.Sejumlah WBP mengaku dapat berkumpul dengan istri dan anaknya lagi saat kunjungan, meskipun masih terpisah dengan jeruji besi Rutan Salemba. (Fredy)

Komentar