Basarnas Banten Ungkap Kronologi Speedboat Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Berita16 Dilihat

Jakarta – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banten menyampaikan kronologi hilangnya kontak kapal cepat yang mengangkut rombongan jurnalis di perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten.

Kasi Operasi Basarnas Banten, Rizky Dwianto, menjelaskan rombongan berangkat dari Dermaga Carita menuju Gunung Anak Krakatau pada Senin 7 September pukul 14.00 WIB dengan estimasi perjalanan dua jam. “Posisi lost contact pada pukul 14.42 WIB di antara Carita dan Gunung Anak Krakatau,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Selasa (8/92026) malam.

Menurut Basarnas, rombongan sempat terpantau berada di sekitar Anak Krakatau pada pukul 18.13 WIB. Setelah laporan diterima, tim SAR mengerahkan satu unit rigid inflatable boat (RIB) pada Selasa pukul 14.15 WIB dan KN SAR Tetuka pada pukul 17.25 WIB. Penyisiran dilakukan hingga Pulau Rakata dan Pulau Panjang, namun hasilnya nihil.

Data Basarnas menyebut kapal tersebut membawa delapan orang: Warta (kapten kapal), Surakman (ABK), Heriyanto (guide), serta lima jurnalis yakni M. Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu), dan Donal (freelance).

Operasi pencarian akan dilanjutkan dengan memperluas area penyisiran menggunakan peralatan tambahan. Hingga kini, keberadaan kapal dan seluruh penumpang masih belum diketahui. (Lucas)

Komentar