Legislator Desak Karhutla Jadi Darurat Kesehatan, 113.336 Orang Terdampak

Politik34 Dilihat

Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI, Nevi Zuairina, mendesak pemerintah menjafikam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai darurat kesehatan, mengingat asap karhutla telah menyebabkan 113.336 orang mengalami gangguan pernapasan.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, jumlah tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan 50.891 orang pada 1 September lalu, dan lebih dari 12,5 juta orang di tujuh provinsi terpapar asap. Sehingga hal itu menjadi alarm serius.

“Ketika lebih dari 100 ribu orang mengalami gangguan pernapasan akibat asap, karhutla sudah bukan sekadar persoalan lingkungan. Ini keadaan darurat kesehatan masyarakat,” kata Nevi, dalam keterangan persnya, Minggu (13/9/2026).

Menurutnya, pemerintah tidak boleh menunggu jumlah korban terus bertambah dan penanganan harus dilakukan sejak risiko kesehatan mulai meningkat, salah satunya dengan memperkuat layanan kesehatan.

Ia menegaskan, ketersediaan masker, oksigen, obat-obatan, fasilitas kesehatan, serta informasi mengenai kualitas udara harus dipastikan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan masyarakat dengan gangguan pernapasan.

“Warga tidak boleh dibiarkan menghadapi asap sendirian. Negara harus hadir memastikan masyarakat tetap bisa bernapas dengan aman dan mendapatkan layanan kesehatan ketika terdampak,” tegasnya. (Norman)

Komentar