Ukraina Mengaku Siap Hentikan Pertempuran Jika Rusia Berhenti Menyerang

Berita10 Dilihat

Ukraina – Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy mengatakan Ukraina siap menghentikan peperangan dengan Rusia, jika Presiden Vladimir Putin bisa berkomitmen untuk tidak menyerang infrastruktur vital Ukraina.

Pernyataan tersebut muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengklaim dalam sebuah unggahan di media sosial bahwa Rusia dan Ukraina telah sepakat untuk tidak menyerang infrastruktur energi satu sama lain.

Namun, Rusia tidak memberikan tanggapan atas klaim Trump tersebut. Terlebih berbagai upaya sebelumnya untuk menengahi gencatan senjata telah berulang kali gagal dalam hitungan jam, dengan kedua belah pihak saling menuduh adanya pelanggaran.

Adapun klaim Trump tersebut muncul sehari setelah pihakny meminta Zelenskyy untuk berhenti menargetkan kilang minyak Rusia serta infrastruktur lain yang digunakan untuk memproduksi dan mendistribusikan solar, dengan alasan bahwa serangan-serangan tersebut menyebabkan kelangkaan global.

Selain itu, Trump juga mengklaim kenaikan harga bahan bakar solar global, termasuk melonjaknya harga solar di AS sebagian besar disebabkan oleh perang Rusia dan Ukraina, bukan oleh Iran.

Rusia bahkan menyambut baik pernyataan Trump yang meminta Ukraina untuk menghentikan serangan-serangan terhadap infrastruktur ekonomi sipil.

Sementara Zelenskyy dalam unggahannya mengusulkan agar para mitranya membantu mewujudkan kesepakatan gencatan senjata dengan Rusia dan memastikan tidak ada lagi serangan yang diarahkan ke fasilitas vital Ukraina.

“Setiap hari, fasilitas energi, infrastruktur pelabuhan, logistik, bahkan gudang makanan dan obat-obatan Ukraina menjadi sasaran serangan,” kata Zelenskyy, dilansir dari AP, Selasa (15/9/2026).

“Perang ini harus diakhiri. Dan langkah de-eskalasi terkait infrastruktur vital bisa menjadi langkah awal menuju perdamaian. Kami mengharapkan langkah konkret dari mitra-mitra kami,” imbuhnya. (Risky)

Komentar