Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Mendadak Hilang, Bappisus Perdalam Investigasi

Nasional13 Dilihat

Jakarta – Hilangnya sejumlah fasilitas mewah di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, setelah ditemukan Ombudsman RI menimbulkan pertanyaan baru. Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto memastikan perbedaan temuan tersebut akan menjadi bahan untuk memperdalam investigasi.

Ombudsman sebelumnya menemukan sejumlah fasilitas menyerupai apartemen saat melakukan inspeksi mendadak pada Rabu, 23 September. Namun, ketika Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan bersama Kepala Bappisus mendatangi lokasi dua hari kemudian, sebagian barang yang sebelumnya ditemukan sudah tidak ada.

“Temuan yang berbeda kemarin itu bagus. Ya, ini kalau Anda ke salon ada before dan after, ya kan. Jadi kemarin itu karena banyak yang sudah berubah, itu justru investigasinya semakin dalam,” kata Aris di Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Saat inspeksi, Ombudsman menemukan sejumlah ruangan yang dilengkapi ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga peralatan memasak. Fasilitas tersebut berada di kawasan belakang lapas, terpisah dari blok hunian warga binaan pada umumnya.

Namun, saat pemeriksaan bersama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan pada Jumat, 25 September, sejumlah barang, termasuk televisi, kulkas, dan foto-foto yang sebelumnya dilaporkan Ombudsman, sudah tidak ditemukan.

Aris mempertanyakan alasan pemindahan barang-barang tersebut, terlebih jika bangunan itu memang diperuntukkan sebagai tempat tinggal pegawai.

“Ya, karena berubah seperti itu, apa maksudnya ini kok tidak ada? AC dicopot, barang ini tidak ada, itu tidak ada. Kalau itu rumah karyawan, perumahan karyawan, kenapa harus dipindah?” ujarnya.

Meski menemukan perbedaan kondisi, Aris belum menyampaikan kesimpulan mengenai penggunaan fasilitas tersebut. Ia meminta semua pihak menunggu hasil investigasi internal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Sementara itu, anggota Ombudsman RI Nuzran Joher menegaskan pihaknya akan tetap menyampaikan seluruh fakta yang ditemukan saat inspeksi kepada DPR.

Ombudsman dijadwalkan memaparkan temuannya dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR pada Selasa pukul 14.00 WIB.

“Temuan yang berbeda itu kami serahkan kepada Pak Bappisus dan Pak Menteri juga yang sudah melihat langsung,” kata Nuzran.

Pemeriksaan kasus ini juga menjadi perhatian Komisi XIII DPR. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan komisi tersebut akan mengunjungi Lapas Cibinong untuk mencocokkan data hasil rapat dengan kondisi di lapangan.

Sebelumnya, Komisi XIII telah menggelar rapat bersama jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan pada Senin, 28 September, untuk membahas temuan Ombudsman.

“Oleh karena itu, kami dari pimpinan DPR sudah juga memberikan persetujuan untuk Komisi XIII berkunjung ke Lapas Cibinong untuk mengecek fakta, data,” kata Dasco seusai rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Dasco meminta Komisi XIII mengungkap fakta sebenarnya terkait dugaan penyimpangan fasilitas di Lapas Cibinong yang dinilai mencederai rasa keadilan masyarakat. (Natalia)

Komentar