Prabowo Dorong Penanganan Pecandu Narkoba lewat Pendekatan Pendidikan

Nasional33 Dilihat

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mendorong penanganan pecandu narkoba melalui pendekatan pendidikan. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan langkah tersebut diharapkan dapat membantu menekan penyalahgunaan narkoba, terutama di kalangan anak muda.

“Bapak presiden mengarahkan bagaimana model kurikulum pendidikan yang ada, sehingga itu akhirnya bisa betul-betul mengubah (pecandu narkoba),” kata Menteri Brian Yulianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Ia mengatakan sejumlah dokter dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan peneliti Universitas Indonesia menyampaikan bahwa rehabilitasi pengguna narkoba tidak hanya dapat dilakukan melalui pemanfaatan teknologi. Pendekatan pendidikan juga dinilai dapat digunakan dalam proses penanganan dan rehabilitasi pecandu narkoba.

Pemerintah, lanjut Brian, akan mempelajari praktik penanganan narkoba di sejumlah negara yang telah menerapkan pendekatan pendidikan dalam rehabilitasi. Kajian tersebut juga akan melihat pemanfaatan kemajuan teknologi dalam proses rehabilitasi.

“Bapak presiden juga memberikan petunjuk bagaimana best practice di beberapa negara lain, itu betul-betul model pendidikan dan model rehabilitasi yang memanfaatkan kemajuan-kemajuan teknologi, itu sudah bisa dilakukan ya, sehingga nantinya betul-betul permasalahan ini bisa diselesaikan,” paparnya.

Selain rehabilitasi, Brian Yulianto mengatakan pemerintah turut menyoroti kemudahan akses narkoba bagi remaja dan anak muda. Persoalan tersebut dinilai perlu ditangani bersamaan dengan penguatan konsep pendidikan dan rehabilitasi bagi pengguna narkoba.

Untuk menyusun konsep tersebut, pemerintah akan melibatkan perguruan tinggi yang memiliki fakultas kedokteran dan psikologi. Perguruan tinggi yang dilibatkan merupakan institusi yang telah memiliki pengalaman dalam proses rehabilitasi pengguna atau pecandu narkoba.

Melalui pendekatan tersebut, pemerintah berharap rehabilitasi tidak hanya membantu pecandu narkoba pulih dari ketergantungan. Khususnya bagi kalangan muda, proses rehabilitasi juga diharapkan dapat membantu mereka kembali menjalani kehidupan secara produktif.

“Dari kami tadi yang disampaikan tentu adalah bagaimana penyusunan konsep pendidikan, konsep rehabilitasi, yang betul-betul bisa menghasilkan orang yang anak-anak muda yang bisa sembuh dan bahkan kemudian bisa produktif. Jadi tidak hanya sembuh, tetapi juga kemudian produktif,” tutupnya. (Fredy)

Komentar