Trump: Wabah Pes di Rusia Bukan dari Senjata Biologis

Berita25 Dilihat

Washington, DC – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yakin penyebaran wabah pes yang mengakibatkan tewasnya seorang pekerja laboratorium bukan berasal dari senjata biologis. Namun, pihaknya masih memantau situasi tersebut.

“Yah, menurut kami tidak demikian (bukan senjata biologis). Kami akan segera mengetahuinya, tetapi menurut kami tidak demikian,” kata Trump saat ditanya apakah wabah itu merupakan senjata biologis, Kamis (8/10/2026).

Trump mengatakan pihak berwenang Rusia telah mengkonfirmasi bahwa situasi cukup tetkendali. Namun AS akan tetap memantau situasi dengan hati-hati, dan berharap otoritas Rusia dapat menangani wabah tersebut dengan baik.

“Dan jika Anda mendengarkan mereka, situasinya terkendali. Anda tahu, orang-orang pernah mengatakan hal serupa sebelumnya mengenai berbagai masalah lain,” ungkapnya.

“Jadi, kami berharap penanganannya sangat canggih dan cerdas, dan mereka mengatakan situasinya sangat terkendali. Jadi, kami berharap hal buruk tidak terjadi,” kata Trump menambahkan.

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sedang meminta informasi tambahan dari Rusia terkait kematian seorang pekerja laboratorium akibat dugaan wabah pes pneumonik, serta laporan mengenai karyawan kedua yang menderita pneumonia dengan penyebab yang belum diketahui. (Lucas)

Komentar