TNI Sebut Tiga Anggota OPM Tewas dalam Kontak Senjata di Maybrat

TNI41 Dilihat

Maybrat – Koops TNI Habema menyebut tiga anggota Organisasi Papua Merdeka atau OPM Kodap IV/Sorong Raya tewas dalam kontak senjata dengan prajurit TNI di kawasan Sungai Frambu, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Jumat (9/10/2026).

Personel TNI yang terlibat berasal dari Tim Satgas Yonif 9 Marinir. Kontak tembak terjadi saat pasukan menjalankan Operasi Badai Kasuari 3.10 untuk pengamanan wilayah dan penanganan kelompok bersenjata.

Koops TNI Habema menyebut personelnya mendapat serangan sekitar pukul 09.01 WIT hingga terjadi baku tembak.

Dalam peristiwa itu, tiga anggota OPM dilaporkan terkena tembakan. Satu jenazah ditemukan di lokasi, sementara dua lainnya disebut terbawa arus sungai dan masih dalam pencarian.

Berdasarkan identifikasi awal TNI, jenazah yang ditemukan diduga Manfred Fatem yang disebut sebagai Danops OPM Kodap IV/Sorong Raya.

Dua orang lainnya yang dilaporkan hanyut diduga Anton Fatem dan Yesias Fatem.

Selain menemukan jenazah, personel TNI menyita satu pucuk senjata api jenis AK-101 dari lokasi.

Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto mengatakan operasi dilakukan untuk menjaga keamanan masyarakat dan aparat dari ancaman kelompok bersenjata.

“Setiap ancaman bersenjata yang membahayakan keselamatan masyarakat dan aparat harus ditangani secara tegas dan profesional. Namun, tujuan utama kami adalah menciptakan ruang aman agar masyarakat dapat hidup tenang, pelayanan publik berjalan, dan kehidupan sosial kembali tumbuh,” kata Riyanto, Jumat (9/10/2026).

Koops TNI Habema menyatakan operasi pengamanan akan terus dilakukan untuk menjaga keamanan masyarakat Papua.

Riyanto juga meminta anggota OPM yang masih berada di hutan menyerahkan diri dan menempuh jalan damai.

“Kepada saudara-saudara yang masih berada di hutan, jalan damai tetap terbuka,” ujarnya.

Hingga laporan tersebut disampaikan, dua orang yang disebut terbawa arus sungai masih dalam pencarian. (Lucas)

Komentar