Badai di Old Trafford: Manchester United Memble, Lisandro Martinez Mulai Berontak dan Serang Manajemen!

Olahraga6 Dilihat

Manchester United benar-benar sedang berada di titik nadir. Raksasa Premier League ini baru saja mencatatkan start terburuk mereka dalam 40 tahun terakhir. Namun, di tengah performa tim yang hancur lebur, kejutan terbesar justru datang dari ruang ganti. Bek tengah andalan mereka, Lisandro Martinez, secara blak-blakan merusak tabu klub dengan melayangkan kritik tajam langsung ke pihak manajemen.

Sebelum melawat ke markas Atletico Madrid di Stadion Metropolitano pada Rabu dini hari (14/10) WIB, awan hitam memang sudah menggelayuti Setan Merah. Sejak kemenangan telak 4-0 atas Sabah FK di Liga Champions pada 11 September lalu, United langsung puasa kemenangan dalam empat laga beruntun.

Ironisnya, Old Trafford yang dulunya angker kini menjadi taman bermain yang ramah bagi tim lawan. United tersingkir memalukan dari Piala Liga setelah ditekuk Brighton 2-3 di kandang sendiri. Empat hari sebelumnya, mereka bahkan dipermalukan 0-1 oleh tetangga berisik, Manchester City, yang bermain dengan 10 orang! Tren negatif ini berlanjut saat tim asuhan Michael Carrick ini gagal memetik poin penuh dari Fulham dan Tottenham Hotspur—dua tim yang sebenarnya sedang terseok-seok di dasar klasemen.

Tragedi di Metropolitano dan Kartu Merah Leny Yoro

Dengan modal seburuk itu, tidak mengejutkan jika publik pesimistis United bisa mencuri poin di kandang Atletico. Benar saja, mimpi buruk itu menjadi nyata. Gol cepat Pablo Barrios langsung meruntuhkan mental United. Situasi kian runyam saat bek muda Leny Yoro diusir wasit akibat kartu merah. Bermain dengan 10 orang, United kian tak berdaya hingga Ademola Lookman mengunci kemenangan Atletico menjadi 2-0.

Ini menjadi kekalahan keempat United musim ini, sekaligus menegaskan krisis terdalam mereka dalam empat dekade terakhir.

Martinez Pasang Badan, Tunjuk Hidung Direktur Teknik

Jika kekalahan 0-2 dari Atletico sudah bisa diprediksi, pernyataan Lisandro Martinez seusai lagalah yang membuat gempar jagat sepak bola. Pemain asal Argentina yang kontraknya akan habis musim panas tahun depan ini menolak menjadikan pelatih dan pemain sebagai kambing hitam tunggal.

Dengan berani, Martinez pasang badan membela Michael Carrick dan rekan-rekan setimnya. Ia langsung menunjuk hidung manajemen klub, khususnya sang Direktur Teknik, Jason Wilcox, yang dinilainya gagal total dalam strategi transfer pemain.

“Sangat mudah untuk selalu menyalahkan pelatih atau pemain. Namun, kinerja manajemen juga harus disorot,” cetus Martinez tanpa aling-aling. “Saya berharap lebih (soal investasi pemain), 100 persen. Saya berharap lebih kepada direktur teknik kami (Jason Wilcox).”

Kritik vokal dari pemain bintang seperti Martinez ini menjadi sinyal bahaya bagi internal Manchester United. Di saat performa di lapangan sedang hancur-hancuran, keharmonisan antara pemain dan petinggi klub kini resmi retak. Apakah kritik berani Martinez ini akan menjadi titik balik kebangkitan, atau justru mempercepat pemecatan Michael Carrick? (Natalia)

Komentar

News Feed