Polri Perkuat Patroli Hutan Terpadu untuk Lindungi Satwa Liar dari Karhutla

POLRI8 Dilihat

Jakarta – Polri memperkuat komitmen perlindungan satwa liar dan pelestarian lingkungan di Kalimantan Tengah dari dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Upaya ini dilakukan pada penguatan patroli hutan terpadu dalam rangka penyelamatan orang utan.

Dirpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol Tory Kristianto mengatakan, patroli hutan terpadu merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi kepolisian dalam mendukung konservasi dan perlindungan satwa liar.

“Hari ini kami melaksanakan dialog di Polda Kalteng sekaligus melihat langsung Taman Nasional Nyaru Menteng yang dijadikan pusat konservasi Orang Utan,” kata Tory dalam keterangannya, Jumat (23/10/2026).

Ia menilai, tim memiliki peran penting sebagai pusat penyelamatan dan rehabilitasi orang utan. Karena itu, perlindungan satwa tidak cukup dilakukan melalui konservasi, tetapi juga perlu disertai upaya pencegahan orang utan yang terdampak karhutla.

“Akibat Karhutla, habitat Orang Utan terdegradasi. Mereka kehilangan rumah dan sumber makanan. Inilah yang menjadi atensi kami,” ujarnya.

Menurutnya, kebakaran tidak hanya menghanguskan tutupan hutan, tetapi juga mengurangi sumber makanan dan memutus jalur pergerakan satwa. Kondisi tersebut dapat membuat orang utan mengalami stres, jatuh sakit, bahkan kematian.

“Ditpolsatwa bersama Polda Kalteng akan memperkuat patroli hutan terpadu, rescue satwa terdampak asap, dan pengamanan pusat rehabilitasi agar Orang Utan tetap terlindungi,” jelasnya. (Lucas)

Komentar