Pemerintahan Prabowo-Gibran Genap 2 Tahun, Jokowi Beri Warning Keras Soal Evaluasi Program

Politik20 Dilihat

Solo – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menilai pemerintah telah berusaha keras memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama 2 tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming. Namun, program tersebut hanya dapat dirasakan dampaknya oleh masyarakat.

“Saya melihat pemerintah telah berusaha keras untuk memenuhi kebutuhan dasar dari masyarakat,” ujar Jokowi saat ditemui awak media di kediamannya di Gang Kutai Utara, nomor 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis (29/10/2026).

Saat ditanya mengenai evaluasi atau masukan untuk pemerintahan Prabowo-Gibran, Jokowi mengatakan masyarakat menjadi pihak yang paling tepat untuk menilai manfaat program pemerintah.

“Apa pun juga yang merasakan adalah masyarakat. Apakah mereka merasakan manfaatnya dari program-program yang ada, atau masih kurang, ya berarti perlu dievaluasi. Saya rasa itu, ya terima kasih,” tutup Jokowi.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintahannya berada di jalur yang benar dalam menjalankan berbagai program strategis nasional. Kebijakan tersebut mencakup swasembada pangan, penguatan Danantara, hingga penerapan ekspor satu pintu untuk menjaga kepentingan dan masa depan bangsa.

“Begitu banyak keberhasilan kita. Jadi saya minta, jangan kita minder lagi. Kita, we are on the right track,” kata Prabowo dalam sidang kabinet paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu pekan lalu.

Di sektor ekonomi kerakyatan, Prabowo mengapresiasi perkembangan 10.000 Koperasi Desa Merah Putih yang telah beroperasi. Sementara itu, di bidang pembangunan infrastruktur dasar, ia memaparkan capaian program bedah rumah yang mencapai sekitar 440.000 unit dan renovasi hampir 90.000 sekolah selama 2 tahun pemerintahannya.

Dalam pembangunan konektivitas wilayah, Prabowo mengapresiasi percepatan pembangunan sekitar 5.000 jembatan yang menghubungkan sekitar 12.000 desa melalui Satuan Tugas Jembatan.

Pemerintah juga terus memperkuat layanan kesehatan melalui pembangunan dan revitalisasi rumah sakit daerah. Prabowo menyampaikan, anggaran telah disiapkan untuk 66 rumah sakit daerah, dengan 22 di antaranya telah selesai direvitalisasi.

Prabowo turut menegaskan pentingnya program makan bergizi gratis (MBG) sebagai investasi strategis bagi masa depan generasi bangsa. Untuk memastikan pelaksanaannya berjalan optimal, pemerintah melakukan penindakan dan pembenahan internal. (Latupapua)

Komentar