Alarm Krisis Kesehatan Afrika: Angka Kematian Ebola di RD Kongo Lampaui 5.000 Jiwa

Berita31 Dilihat

Kinshasa – Lebih dari 5.000 orang kini telah meninggal akibat wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (RDK), dan jumlah orang yang terinfeksi mencapai sekitar 10.000, sejal bulan Mei.

“Jumlah kematian telah meningkat sekitar 1.000 jiwa sejak awal Oktober,” kata pihak pemerintah RDK, dalam sebuah pernyataan, Minggu (1/11/2026).

Namun hingga saat ini, belum ada pengobatan atau vaksin yang disetujui untuk spesies virus Ebola langka Bundibugyo yang menjadi penyebab wabah tersebut.

Wabah tersebut juga menyebabkan Kekhawatiran yang terus meningkat mengenai kemungkinan menyebarnya epidemi Ebola ke negara-negara tetangga. Pasalnya, Nigeria menjadi negara Afrika keempat, setelah RDK, Kenya, dan Uganda yang mencatat adanya kasus Ebola.

Sementara wabah di RDK tercatat sebagai wabah terbesar kedua di dunia, berada tepat di bawah wabah tahun 2014–2016 di Guinea, Liberia, dan Sierra Leone, yang menelan 11.000 korban jiwa dan menginfeksi 28.000 orang. (Lucas)

Komentar