Jokowi Mengaku Sakit Hati akibat Tuduhan Ijazah Palsu

Politik9 Dilihat

Jakarta – Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengaku sakit hati dan merasa direndahkan akibat berbagai tudingan serta ejekan terkait isu ijazah palsu yang dilontarkan terdakwa Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan kesaksian dalam sidang perkara dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026) malam.

Di hadapan majelis hakim, Jokowi menjelaskan alasan dirinya menempuh jalur hukum dengan melaporkan Dokter Tifa ke kepolisian. Ia mengaku keberatan terhadap sejumlah unggahan dan pernyataan yang dinilai menyerang kehormatan serta martabatnya.

“Saya merasa sakit hati dan merasa direndahkan serendah-rendahnya. Coba Yang Mulia bayangkan kalau Yang Mulia ditulis seperti saya,” jawab Jokowi di persidangan.

Pernyataan tersebut sempat mendapat interupsi dari kuasa hukum Dokter Tifa. Mereka mendesak Jokowi memberikan penjelasan secara langsung tanpa menggunakan perumpamaan.

Namun, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menginterupsi agar saksi diberi kesempatan menyelesaikan jawabannya terlebih dahulu.

Jokowi kemudian menjelaskan sejumlah unggahan Dokter Tifa di media sosial X yang menurutnya mengandung kata-kata merendahkan.

Ia menyebut, Dokter Tifa tidak hanya mempertanyakan keaslian dokumen akademiknya, tetapi juga menggunakan sejumlah julukan yang dianggap menghina dirinya.

“Tuntut Mukidi, a.k.a. Mulyono, a.k.a. Jokodok. Kemudian menyampaikan ijazah palsunya Mukidi. Kemudian skripsi aspalnya Mukidi,” ucap Jokowi saat membacakan unggahan Dokter Tifa di media sosial X.

Mendengar hal tersebut, penasihat hukum Dokter Tifa membantah kliennya pernah menggunakan kata “Jokodok” untuk menghina Jokowi.

“Di situ tidak ada Jokodok. JKDK iya,” ucap penasihat hukum Dokter Tifa.

Namun, Jokowi menyatakan singkatan tersebut telah dikenal di media sosial dan merujuk pada sebutan yang dianggap menghina dirinya.

Salah satu penasihat hukum kemudian kembali mempertanyakan bagian dari unggahan dan pernyataan Dokter Tifa yang membuat Jokowi merasa tersinggung.

Jokowi menjawab, keberatannya tidak hanya berkaitan dengan unggahan di media sosial, tetapi juga pernyataan Dokter Tifa dalam sejumlah acara bincang-bincang.

“Ya karena Yang Terhormat Terdakwa, Ibu dokter Tifa, banyak mengunggah di X, kemudian juga datang di talkshow-talkshow dan menyampaikan pernyataan-pernyataan yang menurut saya sangat merendahkan dan sangat menghina martabat saya,” tutur Jokowi. (Lucas)

Komentar