Misi Mustahil Erdogan: Usai Rangkul Zelensky, Kini Bidik Putin Demi Damai Rusia-Ukraina

Berita68 Dilihat

Ankara – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, tampaknya tidak main-main dalam mengambil peran sebagai ‘juru damai’ dunia. Setelah menggelar pertemuan tingkat tinggi dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Erdogan langsung tancap gas. Ia menegaskan bahwa Turki tidak akan berhenti bergerak sampai senjata di medan perang Rusia-Ukraina benar-benar senyap.

Aksi diplomasi Erdogan kali ini bagaikan berjalan di atas tali. Di tengah ketegangan global yang belum mereda, ia secara terbuka menyatakan niatnya untuk segera menemui Presiden Rusia, Vladimir Putin. Langkah berani ini diambil demi menyeimbangkan peta perundingan dan mendengarkan langsung posisi Moskow.

“Sebagai Turki, kami mengerahkan seluruh jiwa dan raga untuk membuka jalan perdamaian, dan kami tidak akan pernah mundur,” ujar Erdogan dengan nada optimis saat berbicara kepada awak media dalam penerbangan pulang dari Korea Selatan.

Langkah Catur Diplomatik Turki

Sinyal perdamaian ini sebenarnya sudah menyala kuat sejak akhir pekan lalu, saat Zelensky mendarat di Turki. Dalam ruang tertutup, Erdogan membujuk sang pemimpin Ukraina bahwa jalan keluar dari pertumpahan darah ini bukanlah peluru, melainkan meja perundingan.

Kini, bola panas ada di tangan tim diplomatik Turki. Menteri Luar Negeri Hakan Fidan telah diperintahkan untuk bergerak cepat di balik layar, menjalin kontak intensif dengan Kremlin. Mereka berkejaran dengan waktu untuk mematangkan agenda pertemuan krusial antara Erdogan dan Putin. (Lucas)

Komentar