Jakarta – Melalui sistem Computer Assisted Test (CAT) berstandar olimpiade, Polri menampilkan secara langsung nilai seleksi Penerimaan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 kepada para peserta. Hasilnya, Polri menetapkan 350 calon taruna dan taruni (Catar) lolos di Akademi Kepolisian dari 404 peserta yang mengikuti seleksi tingkat pusat tersebut.
Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Pol. Anwar mengatakan, seleksi tahun ini menjadi tonggak penguatan kualitas rekrutmen Polri melalui sistem yang semakin modern dan berbasis merit.
“Penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan pada kualitas peserta,” kata Anwar, Selasa (28/7/2026).
Anwal mengatakan, proses seleksi berlangsung dengan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH) serta melibatkan pengawasan eksternal dari Ombudsman RI, Setara Institute, Centra Initiative, Amnesty International Indonesia, hingga Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP).
“Kami terus mendorong sistem seleksi yang objektif, transparan, dan mampu menjaring calon-calon perwira Polri terbaik,” ucapnya.
Dia mengungkapkan, hasil seleksi tahun ini menunjukkan kualitas peserta yang semakin kompetitif. Empat peserta meraih nilai tertinggi Tes Potensi Akademik sebesar 80, sementara empat peserta lainnya memperoleh nilai Bahasa Inggris tertinggi sebesar 82.
“Penilaian dilakukan secara proporsional dengan komposisi Tes Potensi Akademik 30 persen, Bahasa Inggris 30 persen, Kesamaptaan Jasmani 30 persen, dan Penampilan 10 persen,” bebernya. (Natalia)








Komentar