BYD Akan Luncurkan Denza N8L EV

Otomatif3 Dilihat

BYD melalui merek Denza akan meluncurkan N8L versi listrik murni di China pada 14 September. SUV besar enam kursi ini membawa baterai 130,15 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 960 kilometer.

Denza N8L EV menggunakan baterai LFP Blade yang dipasok FinDreams Battery milik BYD. Kapasitasnya tergolong besar, sejalan dengan bobot kendaraan yang mencapai 3.110 kilogram.

Denza mengklaim N8L EV mampu menempuh 960 kilometer berdasarkan CLTC, standar pengujian jarak tempuh kendaraan yang digunakan di China.

Diperkirakan angka itu setara sekitar 785 kilometer berdasarkan WLTC. Angka 960 kilometer versi CLTC tidak bisa langsung disamakan dengan jarak tempuh nyata di jalan tol.

N8L EV memiliki panjang 5.200 mm, lebar 1.999 mm, tinggi 1.820 mm, dan jarak sumbu roda 3.075 mm.

Versi produksi menggunakan satu motor listrik di roda belakang dengan tenaga 370 kW atau sekitar 503 hp. Kecepatan tertingginya tercatat 240 km per jam.

Dokumen pengembangan sebelumnya sempat menunjukkan konfigurasi tiga motor. Namun, model yang disetujui untuk diluncurkan memakai satu motor belakang.

Tata letak tersebut membuat bagian depan kendaraan bisa dimanfaatkan sebagai bagasi atau frunk berkapasitas 208 liter yang dapat dibuka secara elektrik.

General Manager Denza Li Hui mengatakan bagasi depan itu memiliki saluran pembuangan tertutup dan bisa dibilas. Ruang tersebut dapat digunakan untuk membawa perlengkapan berkemah atau kebutuhan ke pantai.

N8L EV juga dibekali suspensi udara dua ruang DiSus-A dan kemudi roda belakang aktif. Roda belakang dapat berbelok hingga 10 derajat ke masing-masing arah.

Radius putarnya tercatat 4,58 meter. Untuk SUV sepanjang 5,2 meter, sistem ini membantu mengurangi ruang yang dibutuhkan saat berbelok di area sempit atau parkir.

Denza juga membekali N8L EV dengan sistem bantuan pengemudi DiPilot 300 yang dipasarkan di China dengan nama God’s Eye B.

Perangkatnya meliputi satu LiDAR, lima radar gelombang milimeter, 12 sensor ultrasonik, dan 12 kamera.

LiDAR merupakan sensor yang menggunakan cahaya laser untuk memetakan jarak dan objek di sekitar kendaraan.

Sistem tersebut mendukung bantuan navigasi di jalan tol dan perkotaan, navigasi dari titik ke titik, parkir otomatis, serta fungsi menghindari rintangan.

Kabinnya memakai konfigurasi enam kursi dengan susunan 2+2+2.

Kapasitas baterai N8L EV sekitar 28 persen lebih besar dibandingkan baterai 102 kWh Nio ES8 dan sekitar 30 persen lebih besar daripada baterai 100 kWh Aito M9 EV.

Bagasi depan N8L EV juga lebih besar dibandingkan Aito M9 EV yang berkapasitas 150 liter. Namun, Nio ES8 masih unggul dengan frunk 230 liter.

N8L pertama kali diluncurkan pada Oktober 2025 sebagai PHEV atau hibrida plug-in dengan harga mulai 299.800 yuan atau sekitar 42.270 dolar AS.

Varian Flash Charging saat ini dijual mulai 319.800 yuan hingga 349.800 yuan atau sekitar 45.090 sampai 49.320 dolar AS.

Harga N8L EV belum diumumkan.

CarNewsChina mencatat harga litium karbonat kelas baterai, salah satu bahan baku utama sel LFP, berada di kisaran 152.000 yuan per ton pada awal September. Baterai 130,15 kWh membuat kebutuhan material model ini cukup besar.

Denza juga belum mengungkap daya pengisian cepat DC maksimum maupun akselerasi 0–100 km per jam.

Menurut China EV DataTracker, Denza menjual 4.460 unit N8L di China pada Juli. Penjualan itu naik 11,4 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan menjadi yang tertinggi sejak Desember 2025.

Harga final serta rincian performa dan pengisian daya N8L EV akan diumumkan saat peluncuran pada 14 September. (Natalia)

Komentar