Dipimpin Kalapas Bambang Wijanarko, Razia Lapas Gunung Sindur Dihadiri BNNK Kabupaten Bogor, Polres, Kodim, Brimob, Koramil dan Polsek

Berita11 Dilihat

Gunung Sindur – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur, melaksanakan Razia/Sidak Gabungan dan Tes Urine bersama Aparat Penegak Hukum, Selasa 22 September 2026 pukul 19.30 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini merupakan arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban.

Razia gabungan menyasar empat blok hunian. Blok A , B , C dan D.

Kegiatan dipimpin langsung Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur Bambang Wijanarko. Turut hadir Kepala BNNK Kabupaten Bogor Kombes Pol Anggun Cahyono, S.I.K, Polres Bogor diwakili Kanit Pamobvit Iptu Amrin Sugita, S.H, Dandim 0621 Kabupaten Bogor diwakili Danramil Gunung Sindur Kapten Inf Sapto Andi Saputro, Komandan Pleton Satbrimob Batalyon B AIPTU Enjang Supratman, dan Polsek Gunung Sindur diwakili Kanit Lantas AKP Rudi Hartono.

Dukungan personel sejumlah 176 personel terdiri dari : 106 personel Lapas, 10 personel TNI dari Kodim 0621 Kab Bogor, 17 personel Polri dari Polres Bogor, 5 personel Polsek Gunung Sindur, 10 personel TNI dari Koramil Gunung Sindur, 17 personel Satbrimob Polda Jabar, dan 12 personel BNNK.

Dalam penggeledahan, petugas memastikan tidak ditemukan narkotika dan handphone.

“Usai razia, dilanjutkan tes urine di Area Gedung II terhadap 25 petugas dan 50 Warga Binaan Pemasyarakatan. Hasilnya seluruhnya negatif narkoba,” terangnya, Selasa 22 September 2026 malam.

Kalapas menegaskan, bahwa pihak Lapas akan meningkatkan intensitas razia rutin maupun insidentil, memperkuat pengawasan P2U terhadap barang bawaan pengunjung, serta meningkatkan sinergi dengan APH untuk memberantas HALINAR di dalam Lapas.

Dalam kesempatan ini, Kapolsek Gunung Sindur yang diwakili oleh Kanit Lantas, AKP Rudi Hartono, menyampaikan bahwa : “Malam ini sudah melaksanakan kegiatan razia gabungan TNI, Polri serta BNN Kabupaten Bogor. Hasilnya tidak ditemukan adanya narkotika. Semoga kegiatan ini akan berlangsung secara rutin, sebagai bentuk sinergitas antara TNI, Polri, Lapas, dan BNN,”ungkap Rudi Hartono.

Sementara itu, Danramil Gunung Sindur, Sapto Andi Saputro, menyampaikan bahwa sidak merupakan upaya bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.

“Pada kesempatan malam ini kita sudah bersama-sama melaksanakan kegiatan sidak dalam rangka upaya kita bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas. Dari hasil yang ditemukan terdapat beberapa macam barang yang intinya semua ini seharusnya tidak ada di dalam Lapas,” tuturnya.

Ia menambahkan, “Kita sudah melakukan razia secara menyeluruh. Harapannya, Lapas Gunung Sindur terbebas dari barang-barang terlarang dan terbebas dari peredaran narkotika.” (Gluduk)

Komentar