Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Dorong Hilirisasi dan Energi Sampah

Nasional11 Views

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis 16 April malam, untuk mendorong percepatan program strategis nasional, mulai dari hilirisasi industri hingga pengembangan energi berbasis sampah (waste to energy/WtE).

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan, rapat tersebut digelar usai Presiden menerima laporan dari sejumlah pejabat negara secara maraton sejak siang hingga petang di Istana Merdeka.

“Dalam rapat terbatas tersebut, Presiden membahas percepatan pelaksanaan program-program strategis nasional, termasuk di bidang pendidikan, ketahanan pangan, hilirisasi industri, serta pemanfaatan sampah menjadi energi,” ujar Teddy, Jumat (17/4/2026).

Rapat di Wisma Danantara dihadiri sejumlah menteri dan pejabat strategis, antara lain Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani.

Selain itu, hadir pula Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta sejumlah pejabat lainnya.

Teddy menegaskan, rapat ini juga menjadi bagian dari upaya mengintegrasikan hasil diplomasi luar negeri Presiden ke dalam kebijakan domestik yang konkret.

“Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk menindaklanjuti hasil penguatan kerja sama Indonesia dengan negara mitra, sekaligus mendorong sinergi lintas sektor guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo melakukan lawatan ke Rusia dan Prancis. Dalam pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow pada 13 April, kedua negara menyepakati kerja sama jangka panjang di sektor energi, termasuk investasi pembangunan kilang dan penyimpanan minyak, serta pembelian minyak mentah dan LPG dari Rusia. (Fredy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed