Retret Ketua DPRD Tekankan Pentingnya Sinkronisasi Pusat-Daerah

Nasional, Politik23 Views

Magelang – Retret Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi ketua DPRD provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia yang berlangsung selama 5 hari di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, resmi ditutup, Minggu (19/4/2026).

Kegiatan yang digelar sejak 15 April 2026 ini, menekankan pentingnya penyelarasan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung agenda pembangunan nasional, sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily menyampaikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, tertib, dan sesuai harapan. Ia menilai, retret ini memberikan penyegaran signifikan bagi para pimpinan DPRD terkait nilai-nilai kebangsaan, sejarah perjuangan bangsa, serta dinamika geopolitik global.

“Para peserta juga mendapatkan pemahaman langsung mengenai arah kebijakan strategis pemerintah pusat, termasuk yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dan para menteri terkait sektor strategis,” kata Ace seusai menutup kegiatan retret ketua DPRD.

Menurut dia, forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat integritas pimpinan daerah, termasuk melalui materi yang disampaikan pimpinan lembaga negara seperti KPK dan TNI. Hal tersebut dinilai krusial dalam memastikan penegakan hukum serta keberhasilan program prioritas nasional.

Ace menegaskan, hasil dari kursus ini diharapkan mampu mendorong keselarasan antara kebijakan pusat dan daerah sebagai satu kesatuan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kebijakan daerah harus senapas dengan kebijakan pusat, tanpa mengabaikan kebutuhan masyarakat lokal. Peran ketua DPRD sangat strategis karena berada pada posisi pengambilan keputusan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi tersebut menjadi kunci dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 melalui strategi pembangunan nasional Asta Cita. Menurutnya, perbedaan latar belakang politik maupun daerah tidak boleh menghambat kepentingan yang lebih besar, yakni kemajuan bangsa dan negara.

Retret KPPD diikuti sebanyak 530 ketua DPRD provinsi, kabupaten dan kota. Mereka kompak dalam satu misi mendukung pembangunan nasional. Sementara bagi 27 peserta lain yang belum dapat hadir, Lemhannas juga menfasilitasi kegiatan serupa ke depan.

Ketua DPRD Kabupaten Temanggung Yunianto menyatakan, kegiatan selama lima hari tersebut memberikan banyak manfaat bagi peserta.

“Banyak hal positif yang kami dapatkan, mulai dari penguatan wawasan nusantara, kepemimpinan, hingga kedisiplinan,” ujar Yunianto.

Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung target Indonesia Emas 2045. Menurutnya, implementasi hasil retret akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan dan potensi daerah masing-masing.

“Kami di daerah tentu akan menindaklanjuti materi yang diperoleh dengan menyesuaikan kondisi lokal, termasuk memperkuat peran seluruh unsur pemerintahan hingga tingkat desa,” kata dia.

Penutupan retret ini menandai komitmen bersama para pimpinan DPRD untuk memperkuat koordinasi lintas level pemerintahan, sekaligus memastikan arah pembangunan nasional berjalan selaras hingga ke daerah demi mewujudkan Indonesia Emas 2045. (Norman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *