KPK Buka Peluang Usut Dugaan Korupsi Lain dalam Program MBG

Berita21 Views

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih membuka peluang untuk mengusut dugaan korupsi lain pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN).

Hal ini disampaikan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat disinggung perihal penyelidikan dugaan korupsi program andalan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, proses yang berjalan di komisi antirasuah memang dihentikan sementara setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan sejumlah tersangka.

“Karena penyelidikannya sudah ada di Kejagung ya penyelidikannya ya, sehingga penyelidikan di KPK tidak dinaikkan ke tahap penyidikan,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (23/6/2026).

Meski begitu, Budi bilang, proses ini bukan berarti berhenti begitu saja. “Siapa tahu nanti misalnya ada locus dan tempus yang berbeda atau ada pihak-pihak lain yang juga tercapture oleh KPK diduga melakukan tindak pidana korupsi, misalnya itu juga terbuka kemungkinan soal (melakukan penyelidikan, red) itu,” tegasnya.

Budi memastikan tidak akan terjadi duplikasi perkara antara Kejagung dan KPK. Namun, pihaknya akan tetap menghormati penyidikan perkara MBG yang sedang ditangani Korps Adhyaksa.

Selain melakukan penyelidikan, KPK juga telah membuat kajian dan menemukan sejumlah potensi korupsi dalam program MBG. Pihaknya memastikan akan terus melakukan monitoring selama proses perbaikan.

“Ya, meskipun terjadi pergantian kepala di tubuh BGN karena ini memang kajian ini, rekomendasinya bersifat institusional, artinya tidak bergantung kepada kepala lembaganya. Artinya ini masih terus berjalan ya perbaikan yang kita harapkan dalam proses bisnis program MBG ini,” ujarnya.

Adapun Budi menilai terdapat sejumlah berbaikan oleh pihak BGN pada program MBG. Di antaranya terkait dengan pemberian intensif, tata kelola dan evaluasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Kami rasa itu progres positif yang sekarang sudah bisa kita lihat ya dampak positifnya, salah satunya dari temuan dan rekomendasi kajian KPK,” jelas Budi.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menyatakan tak ada penghentian penyelidikan dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN). Hal tersebut disampaikannya menanggapi ramai pemberitaan KPK telah menghentikan penyelidikan karena kasus tersebut sedang ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung).

“Belum ada rencana secara administrasi menghentikan penyelidikan,” kata Setyo saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis, 18 Juni.

Sementara di kesempatan berbeda, Setyo menyebut proses penyelidikan yang berjalan memang ditunda karena Kejagung sedang melakukan penyidikan.

Lagipula, KPK sudah berkoordinasi dengan banyak pihak dalam proses penyelidikan. Salah satunya dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Kami sementara waktu enggak melakukan aktivitas lagi,” tegasnya di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2026). (Lucas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *