Viral Aksi Freestyle Sepeda Motor di Jalan Raya, Polres Cianjur Bergerak Cepat Amankan Pelaku

POLRI14 Dilihat

Jabar – Polres Cianjur Polda Jawa Barat menunjukkan ketegasan dalam menjaga keselamatan berlalu lintas dan menertibkan pengguna jalan yang ugal-ugalan. Merespons video viral di media sosial yang memperlihatkan aksi berbahaya freestyle sepeda motor di fasilitas umum, jajaran Polres Cianjur langsung melakukan pergerakan taktis di lapangan. Hasilnya, pelaku utama aksi nekat yang meresahkan pengguna jalan tersebut berhasil diamankan dan langsung dijatuhi sanksi tilang tegas.

Operasi penertiban oleh Polres Cianjur ini berawal dari kejelian petugas yang tengah menggelar razia penggunaan knalpot brong. Di sela-sela pemeriksaan kendaraan, petugas menerima aduan kilat dari masyarakat melalui saluran telepon darurat 110 terkait adanya sekelompok pemuda yang melakukan aksi akrobatik motor di jalur protokol. Menerima laporan akurat tersebut, Satuan Samapta Polres Cianjur langsung melakukan pemetaan lokasi guna memburu kawanan pengendara tersebut.

“Mendapat laporan tersebut, petugas langsung bergerak cepat melakukan patroli dan pemetaan lokasi keberadaan para pelaku,” ujar Kasat Samapta Polres Cianjur AKP Yudistira Nugraha saat membeberkan kronologi penindakan kepada awak media, Minggu (19/7/2026).

Petugas gabungan Polres Cianjur kemudian menyisir sejumlah titik strategis yang disinyalir menjadi rute pelarian kelompok motor ini, meliputi kawasan Pasirhayam, Jalan Siliwangi, hingga Jalan KH Abdullah Bin Nuh. Berdasarkan pelacakan visual, rombongan diketahui mengarah ke area Panembong. Di lokasi inilah petugas berhasil mengepung para pengendara dan menciduk aktor intelektual aksi berbahaya tersebut.

“Di wilayah Panembong kami berhasil mengamankan satu orang dari lima pengendara. Yang diamankan ini merupakan pelaku utama yang melakukan aksi freestyle di jalan raya,” urai AKP Yudistira Nugraha.

Pihak Polres Cianjur menilai tindakan ugal-ugalan tersebut sangat fatal karena mengabaikan aspek keselamatan berkendara dan berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas yang dapat menimbulkan korban jiwa. Usai diringkus, pelaku langsung dibawa ke Mapolres untuk menjalani pemeriksaan menyeluruh, termasuk pemeriksaan medis berupa tes urine yang melibatkan Satresnarkoba guna mengantisipasi penyalahgunaan zat psikotropika.

“Hasil tes urine menunjukkan pelaku negatif dari penyalahgunaan narkotika,” tambah AKP Yudistira Nugraha.

Berdasarkan hasil interogasi tim penyidik, pemuda tersebut mengaku nekat melakukan aksi berbahaya di atas roda besi semata-mata demi eksistensi digital dan mencari popularitas di jejaring internet.

“Motifnya hanya ingin gaya-gayaan,” ungkap petugas Polres Cianjur, Septian.

Atas pelanggaran administrasi dan keselamatan berlalu lintas, pelaku langsung diserahkan ke Satlantas Polres Cianjur untuk diproses tilang. Di sisi lain, petugas masih terus memburu empat pengendara lain yang sempat melarikan diri saat penyergapan. Polres Cianjur mengimbau keras kepada para remaja agar tidak mengorbankan keselamatan diri demi sebuah konten media sosial, serta menegaskan tidak akan segan melakukan tindakan represif hukum yang terukur demi mewujudkan kamtibmas jalan raya yang aman, tertib, dan kondusif. (Riskya)

Komentar