Targetkan Warga Sipil, Ukraina Sebut Rusia Lakukan Kejahatan Perang

Berita35 Dilihat

Ukraina – Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha, menuduh Rusia melakukan kejahatan perang setelah pesawat nirawak (drone) milik Moskow menargetkan dan menyerang warga sipil.

Pasalnya berdasarkan video yang yang dirilis oleh pihak berwenang Ukraina, terlihat sebuah drone yang mengejar seorang pedagang kaki lima di kota Kherson, Ukraina selatan.

Drone tersebut menargetkan pria berusia 52 tahun yang terlihat berlari panik mengelilingi sebuah van. Tetapi drone terus membuntutinya secara perlahan, hingga akhirnya, menukik tajam ke arah pria tersebut dan meledak.

Menurut keterangan dari pihak kepolisian Ukraina, pria itu selamat, meskipun ia menderita luka akibat serpihan logam, gegar otak, dan cedera akibat dampak ledakan.

“Kejahatan perang Rusia yang biadab di Kherson ini menuntut kecaman internasional dan keadilan, namun ribuan kejahatan serupa tidak pernah diketahui publik,” kata Sybiha, Rabu (5/8/2026).

Pihaknya juga menyebut operator drone tersebut sebagai sosok yang sadis dan menuduh mereka sadar sepenuhnya bahwa mereka sedang menargetkan seorang warga sipil.

“Perdamaian abadi membutuhkan keadilan menyeluruh atas kejahatan mengerikan semacam itu, paket pertahanan dan pencegahan yang kuat bagi Ukraina, serta keamanan yang andal dan terjamin bagi rakyat kami,” tegasnya.

Sementara itu, Misi Pemantau Hak Asasi Manusia PBB di Ukraina menyatakan pada bulan Juli bahwa mereka telah mencatat sekitar 1.396 kematian warga sipil dalam enam bulan pertama tahun 2026, serta 7.978 kasus cedera.

Angka tersebut menunjukkan adanya peningkatan sebesar 37 persen dibandingkan tahun 2025 dan lebih dari dua kali lipat catatan tahun 2024.

Menurut PBB, lonjakan jumlah korban sipil tersebut, disebabkan oleh peningkatan intensitas serangan rudal jarak jauh dan drone Rusia yang menyasar pusat-pusat perkotaan. (Norman)

Komentar