Ingatkan Kekuasaan Sementara, Jokowi : Jangan Dipakai Menjatuhkan Orang

Politik16 Dilihat

Kebumen – Presiden ke-7 RI Joko Widodo mengingatkan bahwa kekuasaan dan jabatan tidak boleh digunakan untuk menjatuhkan maupun menyakiti orang lain. Pesan tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul ke-8 KH Musyafa Ali di Pondok Pesantren Al-Falah, Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (29/8/2026).

Dalam sambutannya, Jokowi menyampaikan petuah Jawa “Lamun siro sekti, ojo mateni” yang berarti seseorang yang memiliki kekuatan atau kekuasaan tidak boleh menggunakannya untuk merugikan orang lain. “Meskipun kamu sakti, jangan suka menjatuhkan atau membunuh. Memang kita punya kekuasaan, ya besar, kemudian kita pakai untuk menjatuhkan orang. Itu hal yang tidak baik,” ujarnya.

Jokowi menegaskan, kekuasaan bersifat sementara dan jabatan hanyalah sampiran. Ia mengingatkan agar pemimpin di semua tingkatan tidak arogan terhadap rakyat. “Adab ketimuran, sopan santun, tata krama harus dijaga,” katanya. Pesan moral ini, menurut Jokowi, penting sebagai pegangan hidup agar kekuasaan tidak digunakan secara semena-mena. (Norman)

Komentar