Dasco Sebut Pertemuan Prabowo-Megawati Tak Bahas Politik

Politik16 Dilihat

Jakarta – Ketua Harian Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan bahwa pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri pada Senin, 28 September 2026 malam murni bersuasana hangat dan tidak menyenggol topik politik.

Pertemuan yang berlangsung di kediaman Megawati tersebut sejatinya digelar dalam rangka takziah atas wafatnya Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra (Guruh Soekarnoputra), sekaligus ajang silaturahmi. Menurut Dasco, perbincangan di antara kedua tokoh bangsa itu justru diwarnai candaan ringan soal makanan.

“Yang dibahas kemarin itu nasi goreng yang belum keluar karena belum jam makan malam,” seloroh Dasco saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Menanggapi kelakar Dasco, Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menimpali bahwa kedatangan Presiden Prabowo memang bertepatan dengan “jam tanggung” jelang makan malam, sehingga hidangan utama belum disajikan.

Dasco menambahkan, kedua pihak telah merencanakan pertemuan susulan secara khusus agar silaturahmi dapat berlanjut dalam suasana santai. Puan Maharani nantinya yang akan mencocokkan jadwal untuk agenda makan nasi goreng bersama.

“Jamnya tanggung. Jadi nanti akan diatur lain waktu untuk bareng-bareng makan nasi goreng,” lanjut Dasco.

Dalam kunjungan takziah tersebut, Presiden Prabowo hadir didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sufmi Dasco Ahmad. Kedatangan rombongan presiden disambut hangat oleh Megawati Soekarnoputri beserta keluarga besar.

Sebagaimana diketahui, almarhum Guruh Soekarnoputra mengembuskan napas terakhir pada usia 73 tahun, Sabtu (26/9/2026). Selain dikenal sebagai adik kandung Megawati, almarhum merupakan seniman legendaris Indonesia yang menorehkan tinta emas dalam sejarah musik Tanah Air, salah satunya melalui mahakarya grup Guruh Gipsy pada era 1970-an. (Lucas)

Komentar