Anggaran Pendidikan 2027 Capai Rp 824 Triliun, Pemerintah Desain Ulang Alokasinya

Berita62 Dilihat

Jakarta – Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan pemerintah sedang menata ulang alokasi anggaran pendidikan 2027 yang mencapai Rp 824 triliun. Penataan tersebut dilakukan untuk memaksimalkan penggunaan anggaran, termasuk menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan penerapan program sekolah gratis.

Suahasil mengatakan, anggaran pendidikan mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari bantuan bagi siswa dan mahasiswa, tenaga pendidik, hingga perbaikan fasilitas sekolah. Namun, pemerintah masih merancang pembagian anggaran agar penggunaannya dapat memberikan hasil optimal.

“Saya tahu bahwa banyak yang bertanya mengenai pendidikan gratis, ini Pak ceritanya jadi bagaimana. Saya mau mengatakan tahun depan 2027, anggaran pendidikan itu akan menjadi Rp 824 triliun. Ini yang sedang kita desain lagi,” ujar Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTA di Jakarta, Jumat (9/10/2026).

Ia menjelaskan, anggaran pendidikan akan disalurkan melalui tiga jalur utama, yakni belanja pemerintah pusat, Transfer ke Daerah (TKD), serta dana abadi dan pembiayaan pendidikan.

Sejumlah program pendidikan yang dibiayai melalui belanja pemerintah pusat antara lain Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar (KIP), revitalisasi sekolah, dan Sekolah Unggul Garuda. Pemerintah juga mengalokasikan Rp 19,3 triliun untuk program Sekolah Rakyat melalui Kementerian Sosial.

“Sekolah unggul Garuda melalui pemerintah pusat sekolah rakyat 19,3 triliun juga adalah belanja pemerintah pusat lewat kementerian sosial jadi ini adalah desain dari bagaimana anggaran pendidikan itu dipakai berikutnya,” tuturnya.

Menurut Suahasil, penataan anggaran diperlukan agar belanja pendidikan menghasilkan peningkatan kualitas pembelajaran dan lulusan. Pemerintah ingin memperbaiki capaian pendidikan nasional, termasuk skor Programme for International Student Assessment (PISA).

“Ketika kita melakukan penataan itu tujuannya adalah satu, mendapatkan outcome pendidikan yang paling maksimal. Kita ingin PISA skor kita lebih tinggi dari saat ini, kita ingin kualitas dari lulusan kita lebih baik dari saat ini,” tutup Suahasil.

Meski anggaran pendidikan 2027 telah disebut mencapai Rp 824 triliun, Suahasil belum merinci skema khusus maupun kepastian penerapan program sekolah gratis secara menyeluruh. Pemerintah masih merancang pembagian dan penggunaan anggaran pendidikan untuk tahun depan. (Lucas)

Komentar