Blak-blakan di Depan Kaesang, PSI Bogor Desak Jokowi Resmi Ambil Kursi Pengurus Pusat

Politik7 Dilihat

Bogor – Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kabupaten Bogor mulai menagih keterlibatan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dalam kepengurusan partai.

Desakan itu disampaikan Ketua DPD PSI Kabupaten Bogor Rena Da Frina saat menyambut Jokowi dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kabupaten Bogor di Sentul International Convention Center (SICC), Sabtu (24/10/2026).

Di hadapan Jokowi yang hadir bersama putra bungsunya sekaligus Ketua Umum DPP PSI, Kaesang Pangarep, Rena menyebut aspirasi agar Jokowi masuk dalam kepengurusan DPP PSI datang dari pengurus partai di berbagai tingkatan.

“itu aspirasi dari temen temen wilayah, aspirasi dari pengurus di ranting, pengurus di kecamatan, juga menanyakan ke saya bapak kapan jadi pengurus PSI,” kata Rena, dikutip Minggu (25/10/2026).

Pernyataan Rena itu menjadi salah satu sorotan dalam Rakorda PSI Kabupaten Bogor. Jokowi memang hadir dalam agenda konsolidasi partai tersebut, tetapi Rena memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan pertanyaan yang selama ini muncul dari jajaran pengurus daerah.

Jokowi tiba di SICC bersama Kaesang. Keduanya disambut Rena Da Frina dan jajaran PSI Kabupaten Bogor yang telah menunggu di lobi gedung. Mengenakan kemeja putih berlogo PSI dan topi putih, Jokowi juga melayani ajakan swafoto dari para kader sebelum memasuki ruang acara.

Selain menyinggung posisi Jokowi di struktur partai, Rena menyampaikan perkembangan pembentukan kepengurusan PSI di Kabupaten Bogor. Ia menyebut struktur Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) di wilayahnya hampir rampung.

“Saya sampaikan sudah 96 persen, sisa 4 persen,” ucap Rena.

Rena juga memaparkan target politik PSI Kabupaten Bogor untuk pemilu mendatang. Partainya membidik perolehan kursi di DPR RI, DPRD Jawa Barat, hingga DPRD Kabupaten Bogor.

“Harus menang. Target 1 kursi di Senayan, 1 kursi di DPRD Jawa Barat, 6 kursi di semua dapil kabupaten bogor,” ungkap Rena. (Risky)

Komentar