Polri dan BPOM Perkuat Pengawasan Obat Ilegal hingga Kosmetik

POLRI5 Dilihat

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memperkuat sinergi dalam pengawasan dan penegakan hukum terhadap peredaran obat ilegal, kosmetik ilegal, hingga penyalahgunaan vape dan kratom. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya melindungi masyarakat dari produk yang berpotensi membahayakan kesehatan.

Penguatan kerja sama ini dibahas dalam audiensi Kepala BPOM Taruna Ikrar dengan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (2/11/2026). Pertemuan tersebut turut membahas pengawasan pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kapolri menyampaikan bahwa Polri berkomitmen meningkatkan kerja sama melalui pertukaran informasi, pengawasan yang lebih ketat, serta penegakan hukum yang berkeadilan. Sementara itu, BPOM menilai sinergi dengan kepolisian diperlukan karena terdapat keterkaitan tugas dalam pengawasan dan penindakan terhadap berbagai pelanggaran di bidang obat dan makanan.

Melalui penguatan koordinasi tersebut, Polri dan BPOM diharapkan mampu menekan peredaran produk ilegal serta meningkatkan perlindungan kesehatan masyarakat, baik melalui pengawasan langsung maupun penindakan terhadap peredaran produk ilegal di ruang digital. (Natalia)

Komentar