Buktikan Bukan Palsu, Jokowi Bawa Ijazah Asli ke Sidang di PN Jaktim

Berita56 Dilihat

Jakarta – Babak akhir perseteruan panjang soal tudingan ijazah palsu akhirnya pecah di meja hijau. Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), resmi turun gunung dan mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) pada Kamis (5/11/2026) pagi.

Bukan sekadar hadir sebagai saksi korban atas kasus dugaan pencemaran nama baik, Jokowi mengejutkan publik dengan langsung membawa “senjata pamungkasnya”—yaitu seluruh dokumen ijazah asli yang selama ini terus-menerus digoyang isu miring.

“Bawa, bawa (dokumen ijazah). Semua, semua (dokumen asli dibawa),” tegas Jokowi singkat namun mantap saat dicecar pertanyaan oleh awak media mengenai keaslian berkas yang ia bawa.

Dikawal Ketat, PN Jaktim Dikepung Massa
Jokowi mendarat di lokasi sekitar pukul 08.30 WIB dengan mobil hitam berpelat pribadi, langsung dikelilingi oleh pengamanan super ketat. Kehadirannya memicu histeria massal dari ratusan pendukung setia yang sudah menyemut di area pengadilan sejak fajar.

“Jangan takut Pak Jokowi, kami percaya sama Pak Jokowi! Kami siap mengawal Pak Jokowi untuk membela kebenaran,” teriak riuh para pendukung di halaman luar pengadilan.

Akibat ledakan jumlah massa, Polres Metro Jakarta Timur terpaksa memberlakukan rekayasa lalu lintas darurat. Kapolsek Cakung, Kompol Andre Tri Putra, mengonfirmasi bahwa jalur dari arah Jalan Raya Penggilingan menuju Eramas yang melewati PN Jaktim ditutup total dan dialihkan secara situasional melalui Jalan Komarudin.

Maraton Dua Sidang: Hadapi Roy Suryo dan Dokter Tifa
Hari ini menjadi hari yang panjang bagi Jokowi. Mantan kepala negara tersebut dijadwalkan melakoni laga maraton di dua ruang sidang berbeda untuk menghadapi dua sosok vokal yang selama ini menyerang reputasinya:

  • Pukul 09.00 WIB: Memberikan kesaksian konfrontatif dalam sidang terdakwa Roy Suryo.
  • Pukul 14.00 WIB: Kembali masuk ruang sidang untuk perkara yang menjerat Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa.

Dokumen ijazah asli yang dibawa Jokowi kini berada di tangan majelis hakim untuk dijadikan bukti otentik mutlak. Persidangan ini digadang-gadang akan menjadi titik akhir yang memutus polemik bertahun-tahun mengenai keabsahan latar belakang pendidikan sang mantan presiden. (Norman)

Komentar