Jakarta – Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Pemuda Antinarkoba Nasional (DPN GPANN) resmi dilantik di Ballroom Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Sabtu (1/8). Pelantikan tersebut menjadi langkah awal GPANN dalam memperkuat gerakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) menuju Indonesia Bersih Narkoba (BERSINAR).
Di bawah kepemimpinan *Hasan Amirin Damar Jati, GPANN meluncurkan enam program unggulan, dengan prioritas pembentukan **Satgas Anti Narkoba Nasional* hingga tingkat desa, disertai program rehabilitasi, pendidikan antinarkoba, pengembangan kader, gerakan lingkungan bersih narkoba, dan advokasi hukum.
Peluncuran program mendapat dukungan dari *BNN, ditandai dengan penandatanganan sertifikat bersama Direktur Hukum Deputi Bidang Hukum dan Kerja Sama BNN, **Brigjen Pol. Dr. Riki Yanuarfi*, serta tokoh dari BIN, DPP KNPI, dan Dewan Pembina GPANN.
Hasan Amirin menegaskan GPANN hadir sebagai *mitra strategis pemerintah*, bukan pengganti aparat penegak hukum, untuk memperkuat gerakan antinarkoba hingga ke pelosok desa.
Dalam kesempatan yang sama, BNN mengingatkan masih tingginya ancaman peredaran narkotika di sejumlah wilayah yang menjadi jalur masuk internasional serta munculnya modus baru melalui cairan rokok elektronik (vape) yang mengandung zat terlarang.
Dengan mengusung semangat *”Bersatu, Bergerak, Berjuang Melawan Narkoba,”* GPANN berkomitmen membangun kolaborasi bersama pemerintah, BNN, BIN, Polri, dan seluruh elemen masyarakat guna mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba menuju Indonesia Emas 2045. (Lucas)








Komentar