Christian Mbilli Siap Pertahankan Gelar Lawan Canelo Alvarez

Olahraga3 Dilihat

Juara dunia kelas menengah super (76,2kg) World Boxing Council (WBC) Christian Mbilli siap mengukir babak paling gemilang dalam kariernya saat menghadapi mantan juara sejati Saul “Canelo” Alvarez di Ryadh, Arab Saudi, 31 Oktober mendatang.

“Mbilli saat ini sedang menjalani kamp pelatihan yang ketat, intensif, dan penuh tekanan dengan target pertarungan terpenting dalam kariernya,” demikian keterangan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Minggu (23/8/2026).

Mbilli bertujuan untuk memantapkan posisinya di pusat divisi 168 pon dan memperjelas bahwa tujuannya adalah menjadi juara yang tangguh, dominan, dan bertahan lama.

Meskipun sepenuhnya mengakui kedudukan, signifikansi, dan pengalaman luas lawannya yang terkenal, petinju asal Kamerun yang berkewarganegaraan Prancis tetap fokus pada persiapannya menghadapi tantangan besar yang akan datang.

Pada September 2021, Mbilli mengambil langkah penting dengan pindah ke divisi kelas super menengah, di mana ia merebut gelar juara WBC Continental Americas dengan mengalahkan Ronny Landaeta.

Ia berhasil mempertahankan sabuk tersebut delapan kali, menunjukkan keterampilan tinju yang luar biasa, kekuatan pukulan yang mematikan, dan didukung oleh kekuatan fisik yang luar biasa yang membuatnya tetap tak terkalahkan hingga saat ini.

Dorongan dan peningkatan prestasinya yang tak kenal lelah membuahkan hasil pada Juni 2025 dengan kesempatan besar meraih gelar juara saat mengalahkan veteran berpengalaman Polandia, Maciej Sulecki, untuk merebut gelar juara dunia sementara (interim) kelas menengah super interim WBC.

Pada September tahun yang sama, ia dengan gigih mempertahankan Sabuk Hijau dan Emas kesayangannya, dalam pertarungan mendebarkan, yang disebut sebagai salah satu pertarungan terbaik tahun itu, melawan Lester Martínez, yang berakhir dengan hasil imbang yang sangat menegangkan.

Hasil itu membuat Mbilli tetap mempertahankan rekor tak terkalahkan dengan 29 kemenangan termasuk 24 kemenangan yang dicapai denganknockout(KO) dan satu hasil imbang.

Kini, petinju 31 tahun itu bersiap mengukir babak paling gemilang rival legendaris, yaitu Sau “Canelo” Alvarez, mantan penguasa kelas super menengah yang pernah memegang empat sabuk sekaligus yaitu WBC, WBA, IBF, dan WBO.

Canelo akan datang dengan tekad merebut takhta yang sebelumnya ia kuasai dengan penuh otoritas melalui sembilan kali pertarungan sukses untuk mempertahankan gelar.

Petinju asal Meksiko berusia 36 tahun itu memiliki segudang pengalaman yang tercermin dari rekor profesionalnya, 63 kemenangan dengan (39 KO), tiga kekalahan, dan dua seri. (Natalia)

Komentar