Jakarta – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membuat sayembara mencari Taufik Hidayat, tersangka penyekapan dan penganiayaan wanita asal Bandung berinisial YTR (29). Kang Dedi Mulyadi alias KDM akan memberikan hadiah senilai Rp 250 juta bagi warga yang bisa menemukan sosok pria buronan polisi itu.
Dedi Mulyadi meyakini Polda Jawa Barat akan mampu menangkap Taufik Hidayat yang saat ini sudah dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO).
“Saya juga memberikan ruang bagi warga di mana pun berada untuk berpartisipasi mencarinya, dan siapa yang bisa menemukan Taufik Hidayat, menyerahkannya kepada aparat, atau menginformasikan kepada aparat keberadaannya, saya memberikan hadiah Rp 250 juta sebagai bentuk partisipasi saya agar Taufik Hidayat dapat segera ditemukan, dan ditangkap,” kata Dedi dalam video yang diunggah di akun Instagramnya @dedimulyadi71, Selasa (23/6/2026).
KDM juga berterima kasih kepada Polda Jabar yang terus memburu pelaku dan meminta warga membantu mencari keberadaan Taufik Hidayat.
“Mari bersama-sama kita mencarinya,” ujarnya.
Sebelumnya, Dedi Mulyadi sudah menjenguk korban YTR yang masih dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Senin (22/6/2026). Dia mengaku prihatin dengan kondisi korban dan berjanji menanggung semua biaya pengobatan.
YTR mengalami luka fisik serius, wajah dan kedua matanya dilaporkan rusak serta kulitnya melepuh diduga akibat disiksa oleh pacarnya Taufik Hidayat.
Sementara itu, Polda Jawa Barat sudah memasukkan Taufik Hidayat dalam DPO. Polisi terus mempersempit ruang gerak pria itu.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan penerbitan DPO untuk mempercepat penangkapan tersangka. Polisi juga mengajak masyarakat berpartisipasi dengan memberikan informasi terkait keberadaan Taufik.
“Saya mengonfirmasikan bahwa kita sudah menerbitkan daftar pencarian orang (DPO). Kami sangat mengharapkan bantuan dan kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat,” ujar Rudi Setiawan di RSHS Bandung, Selasa (23/6/2026).
Polda Jabar telah menyebarkan identitas dan ciri-ciri fisik tersangka ke berbagai wilayah. Masyarakat yang melihat, mengetahui, atau bertemu dengan TH diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat maupun melalui hotline resmi Polda Jabar.
“Apabila melihat informasi yang sudah kami sebarkan, mengetahui, atau bertemu dengan pelaku, kami mohon masyarakat dapat bekerja sama dengan Polda Jabar mengenai keberadaan yang bersangkutan. Polda Jabar tidak memberikan ruang kepada pelaku-pelaku kekerasan seperti ini. Kami akan cari terus keberadaannya di mana pun ia bersembunyi,” ungkapnya.
Sebelumnya, YTR mengalami luka fisik serius akibat disekap dan dianiaya oleh pacarnya Taufik Hidayat selama 3 tahun. Penganiayaan diduga terjadi di sebuah indekos wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung.
Adik kandung korban, Syahrul Ulum (26), mengatakan kakaknya pertama kali mengenal Taufik pada 2023 dalam acara konser musik di kawasan Tritan Point, Bandung. Setelah pertemuan tersebut, keduanya menjalin hubungan asmara.
Keluarga sempat hilang kontak dengan YTR. Belakangan baru mengetahui kalau dia disekap oleh pacarnya dan mengalami penganiayaan. (Risky)











