Polda Riau Salurkan Bantuan untuk Nelayan Pulau Rupat

POLRI11 Dilihat

Bengkalis – Polda Riau melalui Ekspedisi Merah Putih Presisi menyalurkan berbagai bantuan bagi masyarakat pesisir di Pantai Makeruh, Desa Makeruh, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Kamis, 6 Agustus 2026, sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ekspedisi yang dipimpin Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi itu membawa bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Bantuan tersebut meliputi 10 unit mesin ketinting untuk nelayan, 100 paket bantuan sosial, 500 bendera Merah Putih, perlengkapan olahraga, serta satu unit sepeda motor operasional bagi Bhabinkamtibmas Polsek Rupat.

Brigjen Hengki menegaskan semangat kemerdekaan harus dirasakan hingga ke wilayah pesisir dan pulau-pulau terluar Indonesia.

“Semangat kemerdekaan tidak boleh hanya terasa di pusat kota. Merah Putih harus hadir sampai ke pesisir dan pulau terluar. Lebih dari itu, masyarakat di tepian negeri harus benar-benar merasakan kehadiran negara,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bantuan mesin ketinting diharapkan dapat meningkatkan produktivitas nelayan yang menggantungkan mata pencaharian dari hasil laut.

“Kami ingin datang tidak sekadar membawa simbol, tetapi juga manfaat. Merah Putih yang kita bawa harus berjalan bersama kerja nyata yang bisa dirasakan masyarakat,” katanya.

Selain penyaluran bantuan, Ekspedisi Merah Putih Presisi juga menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi 50 warga.

Wakapolda Riau bersama Bupati Bengkalis, Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, Forkopimda, dan masyarakat turut melakukan penanaman 1.000 bibit mangrove sebagai bagian dari implementasi program Green Policing.

Menurut Hengki, pelestarian lingkungan menjadi bagian penting dalam menjaga kawasan pesisir karena mangrove berperan mencegah abrasi sekaligus menjaga ekosistem laut.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mempererat hubungan Polri dengan masyarakat sekaligus mendengar kebutuhan warga di daerah pesisir.

Ia berharap bantuan yang diberikan memberikan manfaat jangka panjang, baik bagi nelayan, masyarakat penerima bantuan sosial, maupun peningkatan pelayanan kepolisian melalui kendaraan operasional Bhabinkamtibmas.

“Ekspedisinya memiliki rangkaian waktu, tetapi kehadiran Polri tidak boleh berhenti setelah kegiatan selesai. Komunikasi, pelayanan, dan kemitraan dengan masyarakat harus terus kita jaga,” ujar Fahrian.

Ekspedisi Merah Putih Presisi merupakan program Polda Riau yang menyasar wilayah pesisir dan pulau terluar, seperti Panipahan di Rokan Hilir, Pulau Rupat di Bengkalis, Pulau Rangsang di Kepulauan Meranti, hingga Concong di Indragiri Hilir.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Riau berupaya memperkuat semangat nasionalisme sekaligus menghadirkan pelayanan sosial, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan pelestarian lingkungan hingga ke wilayah perbatasan dan terluar Indonesia. (Lucas)

Komentar