Serangan Israel di Dua Desa di Lebanon Tewaskan 11 Orang

Berita20 Dilihat

Lebanon – Kementerian Kesehatan Lebanon dan kantor berita negara, National News Agency (NNA) melaporkan serangan udara Israel terhadap dua desa di Lebanon telah menewaskan sedikitnya 11 orang, termasuk di antaranya tiga anak-anak.

Salah satu serangan menyasar sebuah rumah di pinggiran desa Ansar pada Sabtu dini hari, menewaskan empat orang dewasa dan tiga anak-anak serta melukai dua orang lainnya. Sedangkan serangan udara kedua, yang terjadi di desa Deir al-Zahrani, menyebabkan empat orang tewas dan 17 orang terluka.

Meskipun ada gencatan senjata, militer Israel terus melancarkan serangan setiap hari. Bahkan Pasukan Pertahanan Israel juga menyerang bukit strategis Ali Taher, yang menghadap ke sebagian wilayah kota Nabatiyeh di selatan.

“Serangan-serangan tersebut mengintimidasi penduduk di rumah mereka dan target serangan Israel bukanlah infrastruktur militer ataupun target militer,” kata Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam, dilansir dari Sky News, Minggu (16/8/2026).

“Kami mendesak Israel untuk menghentikan eskalasi ini. Karena keamanan rakyat Lebanon serta hak mereka untuk hidup di tanah air mereka tidak dapat dinegosiasikan atau ditawar-tawar,” imbuhnya.

Sementara itu, Hizbullah menyebut serangan udara tersebut sebagai eskalasi agresif, tindakan kriminal dan pembantaian brutal yang dilakukan oleh Israel terhadap warga sipil. Sehingga pihak-pihak yang terlibat diminta untuk bertanggung jawab.

“Agresi dan pelanggaran berkelanjutan terhadap kedaulatan Lebanon merupakan tanggung jawab pemerintah musuh serta Amerika Serikat, yang memberikan dukungan dan perlindungan politik kepadanya,” kata Hizbullah. (Lucas)

Komentar