Bahlil Sebut Kasus Kader Golkar sebagai Musibah, Tegaskan Hormati Proses Hukum

Berita22 Dilihat

Jakarta – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyebut kasus hukum yang menjerat salah satu kader partainya sebagai musibah. Ia mengakui Golkar terpukul, tetapi menegaskan partainya tetap menghormati proses hukum yang berjalan.

“Kalau teman-teman mengangkat tentang Golkar, ya ada kadernya, kami menganggap ini sebuah musibah. Dan kami merasa ya terpukul, tapi kita Golkar akan menatap ke depan,” kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Bahlil mengatakan kasus yang menimpa kader tidak bisa serta-merta menggambarkan seluruh partai. Golkar, menurut dia, memiliki banyak kader sehingga pengawasan terhadap setiap individu memiliki keterbatasan.

“Kami selalu menatap ke depan sebagai partai yang berpengalaman, sebagai partai yang banyak kadernya. Memang kita juga tidak bisa mengontrol satu dengan satu,” ujarnya.

Namun, Bahlil menegaskan Golkar tidak akan mencampuri proses hukum yang sedang berlangsung.

“Tapi yang terpenting adalah kita menghargai proses hukum yang berlaku. Kita menjunjung tinggi dan biarkanlah semua proses hukum itu kita hargai dengan baik,” katanya.

Ketika ditanya mengenai status keanggotaan kader yang terseret kasus tersebut, Bahlil tidak memberikan penjelasan lebih jauh.

Pernyataan Bahlil tersebut terkait kasus salah satu kader Golkar, Fahd El Fouz Arafiq, terseret kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Partai berlambang beringin itu sebelumnya juga menyatakan perkara tersebut menjadi bahan evaluasi dalam pembinaan kader. (Risky)

Komentar