Tak Mau Terseret Krisis Timur Tengah, Presiden Somalia Tolak Kehadiran Israel

Berita30 Dilihat

Somalia – Presiden Somalia, Hassan Sheikh Mohamud, menegaskan pihaknya tidak akan menerima kehadiran Israel di negaranya dan akan menolak segala upaya untuk terseret ke dalam krisis Timur Tengah.

Hal itu ia sampaikan merespons rencana Israel untuk mendirikan pangkalan angkatan laut di kota Berbera dan menggunakan bandara kota tersebut karena posisinya yang berdekatan dengan negara-negara Teluk.

Berbera sendiri adalah kota pelabuhan di pesisir Teluk Aden di Somaliland, sebuah republik yang memproklamasikan kemerdekaan secara sepihak di wilayah barat laut Somalia, yang diakui oleh Israel tahun lalu.

“Kami akan mengatasi tantangan yang ditimbulkan terhadap negara kami oleh langkah-langkah Israel,” kata Mohamud dalam wawancara, dilansir dari Al Jazeera, Minggu (4/10/2026).

Ia pun menyebut Israel sebagai bentuk kekuatan yang menciptakan ketidakstabilan karena tidak mematuhi hukum internasional. Pihaknya juga mengkritik langkah Tel Aviv yang mengakui Somaliland pada bulan Desember.

“Tidak ada negara selain Israel yang mengakui Somaliland, sementara penduduk wilayah itu sendiri sepenuhnya menolak kehadiran Israel,” tegasnya. (Risky)

Komentar