Masyarakat Kabupaten Banjar Dukung Metode PDSK Bendungan Riam Kiwa, Berharap Pembayaran Segera Cair

Berita24 Dilihat

Banjar – Masyarakat beserta jajaran perangkat desa di Kabupaten Banjar menyatakan dukungan penuh terhadap proyek pembangunan Bendungan Riam Kiwa. Warga menyambut baik penggunaan metode Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan (PDSK) untuk proses penyediaan lahan dan berharap pembayaran serta konstruksi fisik dapat segera direalisasikan.

Kepala SNVT Pembangunan Bendungan, Danang Akhsana Darojat, menjelaskan bahwa metode PDSK dipilih karena status awal lahan proyek tersebut. “Penyediaan tanahnya akan dibayarkan dengan metode PDSK karena lahan yang ada awalnya adalah kawasan hutan produksi atau tanah negara yang secara hukum tidak dapat dibayarkan melalui mekanisme pengadaan tanah,” ujar Danang.

Ia menambahkan bahwa proses sosialisasi berjalan dengan sangat baik. “Kami sudah bersosialiasi kepada masyarakat dan kepala desa dan alhamdulillah mereka support sekali dengan metode PDSK ini. Harapan mereka segera dibayarkan dan pembangunan Bendungan Riam Kiwa yang ditunggu-tunggu masyarakat Kalimantan Selatan semoga dapat cepat dilaksanakan,” tuturnya.

Apresiasi juga datang dari tingkat desa. Kepala Desa Angkipih, Ahmad Riyadi, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh tim yang terlibat dalam kelancaran proyek ini. “Mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada tim yang sudah bekerja keras untuk melancarkan pembangunan Bendungan Riam Kiwa. Harapan ke depan mudah-mudahan bendungan ini dapat segera terealisasi dan semoga pekerjaannya cepat lancar dan aman. Harapan kami masyarakat mudah-mudahan pengganti untung dapat berjalan dengan lancar,” ungkap Ahmad.

Sementara itu, Kepala Desa Paramasan Bawah, Suwardi, S.Pd, menyampaikan aspirasi terbuka yang ditujukan kepada Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gubernur Kalimantan Selatan, Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III, Bupati Banjar, serta pihak terkait lainnya.

Suwardi menegaskan bahwa keberadaan bendungan ini sangat krusial untuk mengatasi bencana musiman. “Terkait pembangunan Bendungan Riam Kiwa pada prinsipnya kami mendukung sepenuhnya bahwa pembangunan ini sangat bermanfaat bagi seluruh pemerintahan dan masyarakat terutama ketika banjir di mana terjadi setiap tahunnya di Kabupaten Banjar. Kemudian masyarakat mendukung dalam kegiatan ini agar segera dilakukan pembangunan dan pembayaran,” pungkas Suwardi.

Pembangunan Bendungan Riam Kiwa kini menjadi harapan besar bagi masyarakat Kalimantan Selatan, tidak hanya sebagai infrastruktur pengairan tetapi juga sebagai solusi utama reduksi banjir tahunan di wilayah Banjar. (Herry)

Komentar