Usut Kasus Ponpes Sukoharjo: Polri Perintahkan Semua Kapolres Evaluasi Diri

POLRI8 Dilihat

Jakarta – Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) memberikan peringatan keras kepada seluruh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) di Indonesia. Polri meminta para Kapolres menjadikan insiden penggeledahan Pondok Pesantren (Ponpes) Putri Hamalatul Qur’an di Sukoharjo sebagai bahan evaluasi total agar tetap mengedepankan profesionalisme dan etika dalam bertugas.

Pernyataan menohok ini disampaikan langsung oleh Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir. Ia meminta seluruh pimpinan kepolisian di daerah berkaca dari kesalahan dan dampak psikologis yang ditimbulkan dari insiden tersebut.

“Harapan kami tentunya kepada kawan-kawan yang saat ini lagi menjadi Kapolres, Kapolresta, Kapolrestro, dan Kapolrestabes, ayo bercermin mengambil pembelajaran dari kejadian insiden ini,” tegas jenderal bintang dua tersebut.

Polri Sampaikan Empati Mendalam Kepada Santriwati
Mabes Polri secara terbuka menyatakan rasa empati yang mendalam atas trauma atau dampak yang dirasakan oleh pihak-pihak yang berada di lingkungan pesantren, khususnya para santriwati. Pihak kepolisian juga mengonfirmasi telah mengambil langkah dan tindakan tegas sebagai respons cepat atas persoalan ini.

“Polri tentunya berempati. Kami turut bisa merasakan apa yang dialami, dirasakan oleh adik-adik, anak-anak kita, termasuk santriwati yang ada di sana,” ungkap Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

Sentilan untuk Fungsi Manajerial dan Kepemimpinan
Lebih lanjut, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengingatkan bahwa pimpinan kepolisian di tingkat satuan operasional dasar wajib menguasai fungsi kepemimpinan (leadership) dan manajerial secara tepat. Hal ini krusial agar tindakan di lapangan tetap selaras dengan tagline utama “Polisi Bersama Masyarakat”.

“Dalam pelaksanaan tugas memimpin dan menjadi manajer di tingkat kesatuan operasional dasar harus benar-benar bisa tepat, harus benar-benar bisa profesional,” tambahnya.

Melalui evaluasi besar-besaran ini, Polri berharap tidak ada lagi tindakan aparat di lapangan yang mencederai nilai-nilai kepatutan dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Korps Bhayangkara. (Risky)

Komentar