Nissan Perkenalkan SUV Terbaru Tekton

Otomatif5 Dilihat

Nissan resmi memperkenalkan SUV menengah terbarunya, Tekton, dalam debut global yang berlangsung di Mumbai, India. Kehadiran model ini menjadi salah satu peluncuran paling penting bagi Nissan di pasar India dalam beberapa tahun terakhir.

Model ini juga diharapkan mampu memperkuat kembali posisi merek tersebut di segmen SUV yang persaingannya sangat ketat. Aktor Hrithik Roshan didapuk sebagai duta merek dan turut membintangi iklan televisi terbaru kendaraan ini.

Nissan mengungkapkan bahwa nama Tekton terinspirasi dari lempeng tektonik Himalaya yang melambangkan kekuatan, ketangguhan, serta kemampuan menghadapi berbagai medan berat. Filosofi tersebut ingin menggambarkan karakter SUV yang dirancang untuk mendukung aktivitas petualangan.

Menariknya, nama “Tekton” juga berasal dari bahasa Yunani kuno yang memiliki arti pembangun, pengrajin, atau ahli, yakni sosok yang menciptakan sesuatu dengan presisi dan keterampilan tinggi. Menurut Nissan, perpaduan kedua makna tersebut mencerminkan kombinasi antara kekuatan alam dan kualitas pengerjaan yang menjadi identitas SUV modern.

Untuk pasar India, Nissan menawarkan Tekton dengan harga perkenalan mulai dari 1,049 juta rupee atau sekitar Rp199 juta (di luar pajak) untuk varian Visia T160 MT. Sementara varian tertinggi Tekna+ T280 DCT dipasarkan seharga 1,859 juta rupee atau sekitar Rp354 juta (di luar pajak).

Pemesanan telah dibuka melalui jaringan dealer maupun situs resmi Nissan, sedangkan pengiriman perdana dijadwalkan dimulai pada 20 Juli. Dari sisi desain, Tekton mempertahankan tampilan yang sebelumnya sempat beredar dalam berbagai bocoran.

SUV ini mengusung karakter tegap dengan inspirasi desain dari Nissan Patrol, menghadirkan proporsi bodi yang kokoh dan berkesan tangguh. Bagian depan dihiasi gril besar berwarna hitam mengilap dengan deretan bilah horizontal.

Sebuah aksen merah membentang di bagian gril dan menyatu dengan logo Nissan yang dapat menyala, menciptakan identitas visual yang khas. Pada kap mesin terpampang tulisan Tekton berukuran besar sebagai penegas karakter SUV ini.

Lampu utama LED berbentuk persegi panjang dipadukan dengan lampu siang hari (DRL) LED vertikal di sisi bumper, sementara bagian bawah bumper dilengkapi skid plate berwarna perak serta lampu kabut terintegrasi.

Profil samping menampilkan garis atap yang datar, overfender tebal, serta ground clearance tinggi yang memperkuat kesan SUV. Sentuhan rel atap berwarna perak, pilar hitam, dan pelek alloy dual-tone berdesain multi-jari-jari turut menghadirkan nuansa premium.

Sementara itu, bagian belakang dibekali lampu LED horizontal yang membentang di seluruh lebar pintu bagasi. Tepat di bawahnya terdapat emblem Tekton berukuran besar.

Desain bumper belakang juga mengadopsi skid plate berwarna perak sehingga selaras dengan tampilan depan. Secara keseluruhan, Tekton menawarkan desain yang lebih tegak dan berotot dibandingkan sejumlah rival di kelasnya.

Masuk ke kabin, Nissan menyematkan berbagai fitur modern, seperti kursi depan berventilasi, pengisi daya ponsel nirkabel, teknologi kendaraan terhubung, kamera 360 derajat, enam airbag, Electronic Stability Control (ESC), hingga sistem bantuan pengemudi canggih (ADAS) Level 2 pada varian tertentu.

Tekton tersedia dengan dua pilihan mesin bensin turbo. Varian T160 menggunakan mesin tiga silinder turbo 1,0 liter yang menghasilkan tenaga 100 PS dan torsi 166 Nm. Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi manual enam percepatan serta diklaim mampu mencatat konsumsi bahan bakar hingga 19,4 km/liter.

Sementara itu, varian T280 dibekali mesin bensin turbo 1,3 liter yang menghasilkan tenaga 163 PS dan torsi 280 Nm. Konsumen dapat memilih transmisi manual enam percepatan atau otomatis dual-clutch basah (DCT) enam percepatan.

Efisiensi bahan bakarnya diklaim mencapai 17,8 km/liter untuk transmisi manual dan 18,5 km/liter pada versi DCT. Untuk pilihan warna, Nissan menyediakan enam opsi eksterior monokrom, yakni Pearl White, Blade Silver, Onyx Black, Rainbow Grey, Fiery Garnet Red, dan Indigo Blue.

Dari aspek keselamatan, Tekton telah mengantongi peringkat lima bintang Bharat NCAP untuk Perlindungan Penumpang Dewasa (Adult Occupant Protection/AOP) maupun Perlindungan Penumpang Anak (Child Occupant Protection/COP).

Bharat NCAP menjelaskan bahwa Tekton merupakan model kembar dari Renault Duster karena keduanya menggunakan struktur bodi dan perangkat keselamatan yang identik. Oleh sebab itu, penilaian keselamatan Tekton mengacu pada hasil uji tabrak Renault Duster yang dilakukan pada Maret 2026 sehingga tidak memerlukan pengujian terpisah. (Natalia)

Komentar