Jetour T1 mencatatkan respons positif dari pasar Indonesia sejak resmi diluncurkan pada Juni 2026, dalam kurun waktu sekitar satu bulan, sebanyak 800 konsumen telah melakukan pemesanan dengan memanfaatkan program Penawaran Spesial untuk 1.000 pembeli pertama. Jumlah tersebut mencakup pemesanan varian bermesin pembakaran internal (ICE) maupun Intelligent Dual Mode (i-DM).
Dominasi pemesanan pada varian i-DM, yang memperlihatkan meningkatnya ketertarikan konsumen terhadap teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang menawarkan efisiensi tanpa mengorbankan fleksibilitas berkendara. Sales Director PT Jetour Sales Indonesia Michael Budihardja, sangat mengapresiasi capaian tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi tingginya minat masyarakat terhadap Jetour T1 sejak resmi diperkenalkan di Indonesia. Mayoritas pemesanan saat ini berasal dari varian Jetour T1 i-DM, yang menunjukkan semakin besarnya kepercayaan konsumen terhadap teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Di sisi lain, Jetour T1 ICE juga disukai berkat kepraktisan dan fleksibilitasnya untuk penggunaan sehari-hari. Seiring mendekatinya kuota 1.000 konsumen pertama, kami mengajak masyarakat yang ingin menikmati Penawaran Spesial untuk segera melakukan pemesanan sebelum harga retail resmi diberlakukan,” ujar Michael, dikutip dari keterangan resminya, Sabtu (11/7/2026).
Minat tinggi terhadap varian Jetour T1 i-DM dinilai menunjukkan perkembangan positif pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Berbeda dari kendaraan listrik murni, sistem PHEV memungkinkan pengguna memanfaatkan tenaga listrik untuk aktivitas harian, sekaligus mengandalkan mesin bensin ketika menempuh perjalanan jarak jauh.
Salah satu daya tarik utama Jetour T1 i-DM terletak pada teknologi Intelligent Dual Mode (i-DM) yang memadukan mesin bensin dan motor listrik dalam sistem hybrid adaptif. Sistem ini didukung mesin ACTECO 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine, Dedicated Hybrid Transmission (DHT), serta baterai LFP berkapasitas 18,4 kWh yang telah mendukung pengisian daya cepat dan dirancang untuk penggunaan jangka panjang.
Ketiga komponen tersebut bekerja sebagai satu kesatuan sehingga mampu mengoptimalkan performa dan efisiensi kendaraan. Berkat sistem tersebut, Jetour T1 i-DM mampu menempuh jarak hingga 100 kilometer dalam mode listrik murni berdasarkan standar WLTC.
Teknologi Intelligent Dual Mode juga menghadirkan berbagai mode berkendara, mulai dari Pure EV Drive untuk penggunaan di perkotaan, Intelligent Hybrid yang secara otomatis menyesuaikan distribusi tenaga sesuai kondisi jalan, hingga Parallel Drive, Series Drive, Direct Engine Drive, serta Energy Recovery melalui regenerative braking. Seluruh mode tersebut dirancang agar perpindahan tenaga berlangsung halus sekaligus memberikan pengalaman berkendara yang efisien dan nyaman.
Dari sisi kenyamanan, Jetour T1 dibekali kabin yang dirancang dengan perhatian terhadap detail. SUV ini memiliki 79 titik peredam suara, Double Layer Acoustic Glass pada bagian depan dan belakang, serta Ultra-Quiet NVH Performance yang mampu menjaga tingkat kebisingan kabin di bawah 40 dB saat kondisi idle. Fitur pendukung lainnya meliputi 24 Hour Parking AC, Nap Mode, Dual Zone AC, dan ventilasi kabin otomatis.
Khusus varian Jetour T1 i-DM, kenyamanan semakin ditingkatkan melalui kehadiran Front Passenger Leg Rest yang memberikan posisi duduk lebih rileks bagi penumpang depan. Selain itu, kaca kendaraan juga mampu menahan hingga 99 persen paparan sinar ultraviolet sehingga membantu melindungi penumpang sekaligus menjaga kualitas interior.
Karakter Urban Adventure SUV pada Jetour T1 diperkuat melalui desain eksterior modern.
Perbedaan kedua varian turut terlihat pada sektor roda. Jetour T1 ICE menggunakan pelek 18 inci yang dipadukan ban berukuran 235/65 R18 untuk menunjang kenyamanan harian. Sementara itu, Jetour T1 i-DM mengusung pelek 19 inci dengan ban 235/60 R19 berteknologi Run Flat Tire (RFT), yang memungkinkan kendaraan tetap melaju dalam kondisi tertentu meski tekanan ban berkurang.
Melalui program Penawaran Spesial bagi 1.000 konsumen pertama, Jetour T1 masih ditawarkan dengan harga Rp388 juta (OTR Jakarta), sedangkan Jetour T1 i-DM dibanderol Rp538 juta (OTR Jakarta). Setelah kuota tersebut terpenuhi, harga resmi menjadi Rp408 juta untuk Jetour T1 ICE dan Rp558 juta untuk Jetour T1 i-DM, keduanya berstatus OTR Jakarta.
Setiap pembelian Jetour T1 disertai garansi kendaraan dan mesin selama enam tahun tanpa batas kilometer, garansi baterai delapan tahun atau 160.000 kilometer khusus varian i-DM, serta gratis jasa servis dan suku cadang hingga tiga tahun atau 30.000 kilometer. SUV ini tersedia dalam lima pilihan warna, yakni Electroplated Green, Sand Gold, Aviation Silver, Khaki White, dan Carbon Crystal Black. Warna eksklusif Electroplated Green dikenakan biaya tambahan sebesar Rp10 juta.
Khusus pembelian Jetour T1 i-DM, konsumen juga memperoleh Discharge Gun sebagai bagian dari paket pembelian. Melalui fitur Vehicle-to-Load (V2L) 3,3 kW, aksesori tersebut memungkinkan kendaraan menjadi sumber listrik portabel untuk mengoperasikan berbagai perangkat elektronik, sehingga mendukung aktivitas luar ruang seperti berkemah, piknik, maupun kebutuhan sehari-hari. (Natalia)








Komentar