Honda CBR400R dan CB400 Super Four E-Clutch Akan Segera Mengaspal

Otomatif8 Dilihat

Honda Jepang memastikan CB400 Super Four E-Clutch dan CBR400R Four E-Clutch segera masuk jalur produksi. Kedua motor memakai mesin empat silinder 399 cc dan teknologi kopling elektronik yang memungkinkan pengendara berhenti serta mulai melaju tanpa menarik tuas kopling.

CB400 Super Four akan tersedia di sejumlah dealer Honda Dream di Jepang mulai 21 Agustus. CBR400R diperkirakan menyusul pada 18 September.

Belum ada kepastian apakah kedua model itu akan dipasarkan di Inggris atau negara Eropa lain. Juru bicara Honda mengatakan perusahaan belum dapat mengomentari kemungkinan penambahan model baru ke jajaran produknya di Eropa.

Minat konsumen Inggris terhadap motor empat silinder berkapasitas kecil sedang meningkat. Kawasaki ZX-4RR telah dipasarkan di kelas tersebut, sedangkan QJMotor SRK421RR juga dijadwalkan hadir.

Kedua motor Honda itu sebelumnya diperlihatkan dalam bentuk prototipe pada awal musim semi. CB400 Super Four akan dijual sekitar 998.800 yen, sedangkan CBR400R dibanderol sekitar 1.199.000 yen.

Keduanya menggunakan mesin DOHC empat silinder segaris 399 cc berpendingin cairan. Mesin dipasang pada rangka baja berbentuk berlian dan dipadukan dengan transmisi enam percepatan.

Sistem gas elektronik atau ride-by-wire meneruskan putaran grip gas melalui sensor, bukan kabel mekanis biasa.

Honda juga menyematkan E-Clutch. Teknologi ini memungkinkan pengendara memulai perjalanan, mengganti gigi, dan berhenti tanpa harus mengoperasikan tuas kopling. Tuas tersebut tetap dapat digunakan secara manual.

Sistem itu diperkirakan menyasar pengendara muda dan pengguna yang belum terbiasa mengoperasikan kopling manual.

Kedua model dilengkapi layar TFT berwarna berukuran 5 inci dan empat mode berkendara. Tinggi joknya 780 milimeter, dengan bobot yang diklaim sama-sama 187 kilogram.

Posisi setang CBR400R dibuat tidak terlalu rendah. Pijakan kaki juga ditempatkan relatif rendah sehingga posisi berkendara tidak terlalu membungkuk untuk penggunaan sehari-hari.

Honda mengklaim tenaga maksimum kedua motor mencapai 57,2 bhp pada 11.500 rpm. Torsi puncaknya 28 lb-ft atau sekitar 38 Nm pada 9.750 rpm.

Mesin tersebut tidak dirancang seekstrem motor empat silinder kecil buatan Jepang pada 1990-an yang mengandalkan putaran sangat tinggi. Namun, pengendara tetap perlu menaikkan putaran mesin untuk mendapatkan performa terbaik.

Di Inggris, CBR400R akan masuk ke kelas yang sudah diisi CBR500R bermesin dua silinder. Model itu populer bagi pemegang lisensi sepeda motor kategori A2 di Inggris dan Eropa.

Honda juga telah menjual CBR650R empat silinder dengan tenaga 93,9 bhp. Motor tersebut tersedia dengan pilihan E-Clutch dan dibanderol 8.899 pound sterling.

CB400 Super Four hadir dengan gaya retro dan posisi berkendara tegak. Model ini dapat mengisi kelas di bawah CB1000F yang memiliki desain serupa dan dijadwalkan hadir pada 2026.

CB1000F menggunakan mesin superbike Honda Fireblade 2017 yang tenaganya telah diturunkan.

Kapasitas tangki CB400 Super Four mencapai 15 liter, satu liter lebih besar daripada CBR400R.

Kedua motor memakai suspensi depan model terbalik atau upside-down, satu peredam kejut di belakang, serta lengan ayun dua sisi. Rem depan menggunakan dua kaliper radial Nissin.

Honda juga menyediakan port USB-C di dekat panel instrumen. Pelek depan dan belakang berukuran 17 inci, dengan ban depan ukuran 120 dan ban belakang 160.

CBR400R tersedia dalam pilihan Beta Silver Metallic dan Matte Ballistic Black Metallic. Sementara CB400 Super Four menawarkan warna Wolf Silver Metallic yang memadukan dasar perak dengan garis biru muda dan biru tua.

Corak tersebut terinspirasi dari Honda CB750F yang pernah ditunggangi Freddie Spencer di Amerika Serikat pada 1980-an. Desain serupa juga digunakan pada CB1000F. (Natalia)

Komentar